Lingkaranberita.com, PENAJAM – Menjelang pelaksanaan survei akreditasi ketiga yang dijadwalkan pada 28 September mendatang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Puteri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kesiapannya untuk merengkuh hasil tertinggi.
Tidak tanggung-tanggung, manajemen rumah sakit milik daerah ini membidik predikat Akreditasi Paripurna sebagai bukti nyata komitmen mereka terhadap masyarakat. Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro, menegaskan bahwa optimisme ini lahir dari kerja keras seluruh tim medis dan manajemen yang telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi penilaian survei sebelumnya.
“Catatan dan rekomendasi dari penilaian terdahulu pasti ada. Namun, yang paling krusial adalah bagaimana seluruh poin tersebut sudah kami tindak lanjuti secara menyeluruh demi memastikan standar pelayanan terus mengalami peningkatan berkesinambungan,” ujar, Jumat (18/9/2026).
Di tengah intensitas persiapan tersebut, Lukasiwan juga memberikan sudut pandang edukatif terkait wacana publik yang kerap mengaitkan tingginya tingkat kesembuhan pasien sebagai kriteria utama akreditasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ia meluruskan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi resmi yang menjadikan angka kesembuhan fisik mutlak sebagai kriteria tunggal.
Menurutnya, jika penilaian hanya diukur dari angka kesembuhan semata, hal itu tidak adil bagi fasilitas kesehatan spesialistik. Rumah sakit jiwa atau rumah sakit penanganan kanker, misalnya, lebih banyak berfokus pada peningkatan kualitas hidup serta perawatan jangka panjang pasien ketimbang kesembuhan instan.
“Akreditasi itu bukan sekadar mengukur berapa banyak pasien yang sembuh, melainkan bagaimana proses pelayanan medis itu diberikan. Apakah sudah memenuhi standar mutu tertinggi, aman, serta berorientasi pada keselamatan pasien, di sinilah letak roh dan penilaian akreditasi yang sebenarnya,” tegasnya.
Melalui persiapan matang ini, RSUD RAPB PPU ingin membuktikan bahwa setiap prosedur penanganan medis, kepatuhan Standar Prosedur Operasional (SPO), tata kelola fasilitas, dan kelayakan sarana prasarana di RSUD RAPB selalu menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas tertinggi.(adv)