Lingkaranberita.com, PENAJAM -Komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) dalam mempercantik tata ruang wilayah terus dibuktikan. Melalui rencana revitalisasi kawasan Gang Komar di Kecamatan Penajam, Pemkab PPU kini fokus mematangkan langkah awal.
Dimana memulai dengan memperketat validasi serta akurasi data subjek dan objek tanah demi memastikan penataan berjalan tepat sasaran. Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menginstruksikan seluruh tim di lapangan untuk bergerak cermat. Menurutnya, kevalidan data adalah pondasi utama dalam menetapkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
”Fokus utama kita saat ini adalah memastikan data di lapangan benar-benar valid. Identifikasi harus dilakukan secara detail, terutama memverifikasi warga yang memiliki legalitas hukum atas tanahnya, baik berupa sertifikat, segel, maupun dokumen pendukung lainnya,” ucap Waris, Rabu (16/9/2026).
Langkah taktis ini melibatkan sinergi intensif hingga tingkat tapak. Camat, lurah, dan instansi terkait diminta memprioritaskan pendataan pada zona-zona krusial hasil tinjauan lapangan. Peran Ketua RT pun menjadi kunci utama untuk menyuplai data riil terkait populasi warga, jumlah bangunan, hingga status kepemilikan lahan secara transparan.
Upaya penataan ini mendapat dukungan penuh dari legislatif. Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menyambut positif langkah revitalisasi kawasan pesisir agar tampil lebih tertata, bersih, dan berdaya saing. Kawasan ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM.
”Revitalisasi ini tujuannya agar kawasan pesisir jadi lebih nyaman, menarik, dan bisa jadi destinasi wisata. Tapi tentu kita juga harus dengarkan keinginan masyarakat agar program ini tepat sasaran,” ungkap Raup.
Selain penataan permukiman, percepatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi juga disorot, terutama dalam kejelasan pengelolaan pelabuhan. Sebagai pintu masuk utama PPU dari arah utara maupun selatan, kawasan pelabuhan memegang peranan vital sebagai wajah daerah.
Menghadapi pesatnya pembangunan konektivitas jalan tol di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemkab dan DPRD PPU sigap mengantisipasi pergeseran pola transportasi masyarakat. Konsep penataan kawasan pesisir dirancang secara adaptif dan berkelanjutan agar manfaat ekonominya dirasakan jangka panjang.(adv)