Lingkaranberita.com, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kabupaten PPU masa bakti 2026–2031 di Gedung Serbaguna Kodim 0913 PPU, Rabu (16/9/2026).
Mudyat menyebut masyarakat keturunan Jawa yang telah lama menetap di Benuo Taka merupakan bagian integral dari perkembangan daerah. Kontribusi mereka dinilai memiliki peran dalam perjalanan pembangunan Kabupaten PPU.
Menurutnya, keberadaan Ikapakarti diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi masyarakat keturunan Jawa, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan daerah yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat. Pemerintah tentu tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi paguyuban seperti Ikapakarti. Kemitraan ini penting untuk menjaga komunikasi tetap terbuka dan menciptakan suasana daerah yang kondusif,” ujar Mudyat.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Musda V Ikapakarti yang dinilai menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi selama lima tahun mendatang.
Mudyat berharap kepengurusan baru periode 2026–2031 mampu menyusun program kerja yang konkret, relevan dengan kebutuhan anggota, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Program organisasi tidak boleh berhenti pada tataran seremonial, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan anggotanya sekaligus memberikan kontribusi sosial yang luas bagi kemajuan Kabupaten Penajam Paser Utara secara keseluruhan,” tegasnya. (adv/dir)