Lingkaranberita.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memantapkan komitmennya dalam menghadirkan kesejahteraan nyata hingga ke pemukiman warga. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah resmi menggelontorkan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
Dana investasi sosial ini dialokasikan khusus untuk merealisasikan program pemasangan sambungan air bersih gratis yang menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Strategis ini menjadi bukti konkret keberpihakan Pemkab PPU dalam pemenuhan hak dan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain memperluas keterjangkauan infrastruktur, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup, sanitasi, serta kesehatan lingkungan warga di bumi Benuo Taka. Saat ini, Dinas PUPR PPU sedang bergerak cepat menyelesaikan seluruh kelengkapan dokumen administrasi agar prosesnya dapat segera berlanjut ke tahap tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Dokumen lelangnya saat ini sedang kami persiapkan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten PPU, Muhajir, Rabu (16/9/2026).
Pemerintah daerah menargetkan 800 Sambungan Rumah Tangga (SR) gratis ini dapat terpasang sepenuhnya dan langsung mengalirkan air bersih ke rumah-rumah penerima manfaat sebelum tahun anggaran 2026 berakhir. Pihaknya optimistis target tersebut dapat tuntas tepat waktu tanpa kendala berarti.
“Masih ada waktu lima bulan, kami sangat yakin bisa rampung. Pengerjaannya relatif singkat karena berfokus pada pengadaan water meter serta penyambungan jaringan ke rumah warga,” jelas Muhajir.
Bantuan 800 sambungan air bersih gratis ini didistribusikan secara proporsional dan merata ke tiga wilayah kecamatan di Kabupaten PPU. Dimana Kecamatan Babulu 300 SR membawa manfaat langsung bagi warga di Desa Babulu Darat dan Desa Babulu Laut.
Kecamatan Penajam 300 SR menjangkau pemukiman warga di Kelurahan Sotek, Petung, Nenang, Lawe-Lawe, dan Sungai Parit. Kecamatan Waru 200 SR menyasar kawasan Kelurahan Waru, Desa Sesulu, serta Desa Bangun Mulyo.
“Kami Pemkab PPU memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, dapat menikmati fasilitas air bersih secara layak dan merata,” tutup Muhajir.(adv)