Lingkaranberita.com, PENAJAM – Ancaman kemarau panjang yang mulai memberikan dampak signifikan bagi berbagai sektor vital di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bergerak cepat dan responsif. Di bawah kepemimpinan Bupati PPU, Mudyat Noor, langkah-langkah taktis, terukur, serta terencana langsung disiapkan guna memastikan kebutuhan paling dasar seluruh lapisan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan sedikit pun.
Mudyat, menegaskan pemenuhan ketersediaan air bersih dan air minum warga menjadi prioritas paling utama dalam skenario penanganan jangka pendek pemerintah daerah. Kebijakan krusial ini diambil mengingat ketersediaan air minum berkolerasi langsung dengan tingkat kualitas kesehatan publik, sanitasi harian, serta keberlangsungan hidup dasar masyarakat di seluruh pelosok PPU.
“Kita sudah menggelar rapat koordinasi intensif bersama seluruh instansi terkait. Memang yang kita utamakan saat ini lebih kepada penyediaan untuk kebutuhan air bersih dan air minum, karena ini menyangkut kehidupan dasar dan kesehatan masyarakat,” katanya, Senin (14/9/2026).
Sebagai bentuk komitmen nyata dan kerja cepat di lapangan, Pemkab PPU telah memetakan berbagai potensi sumber air baku baru untuk jangka panjang. Pemerintah daerah berhasil mengidentifikasi dua embung potensial baru yang memiliki estimasi daya tampung atau kapasitas total mencapai 4 hingga 6 juta meter kubik.
Strategis ini pun telah secara resmi dilaporkan serta dikoordinasikan ke pemerintah pusat guna mempercepat proses sinkronisasi teknis maupun dukungan infrastruktur pendukung di lapangan.
Strategi matang dan terarah yang disusun oleh Bupati Mudyat Noor ini memberikan ketenangan serta optimisme baru bagi warga PPU.
Dirinya meyakini dengan optimalisasi daya tampung sumber air baku tersebut, ketahanan pasokan air minum di Penajam Paser Utara sanggup bertahan dalam jangka waktu yang sangat panjang meski cuaca ekstrem terus melanda daerah.
“Kalau dua sumber air ini sudah berjalan maksimal, biarpun kemarau berlangsung hingga satu tahun, kebutuhan air bersih kita aman,” tegasnya.
Melalui kepemimpinan yang responsif, sigap, dan berorientasi pada solusi nyata, Pemkab PPU membuktikan komitmen utamanya untuk selalu hadir memberi perlindungan bagi masyarakat. Penguatan infrastruktur ketahanan air bersih ini menjadi bukti konkret bahwa keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan hidup seluruh warga PPU senantiasa menjadi prioritas tertinggi bagi pemerintah daerah.(adv)