• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Keterbatasan APBD Bukan Halangan, Pemkab PPU Incar Dana CSR Swasta demi Selamatkan Pulau Gusung

17/09/2026
in PENAJAM
0

Pulau Gusung yang masuk dalam wilayah pantai PPU. (Ist)

526
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memutar otak untuk menjaga keberlanjutan program pemulihan ekosistem bawah laut di kawasan Pulau Gusung. Menyadari bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup kuat untuk menopang seluruh pembiayaan konservasi terumbu karang secara berkesinambungan, Pemkab PPU kini secara aktif membidik dukungan pendanaan dari pihak korporasi swasta serta lembaga donor eksternal.

Related Posts

Tunda Salur DBH PPU Rp300 Miliar Lebih Masih Menggantung, Mudyat Noor Sentil Kemenkeu

Laju Cepat BPBD PPU Padamkan Karhutla, Bupati Sentil Aturan Gambut dan Batas Kewenangan Pusat

Petani PPU Bersiap Genjot Panen Padi Tiga Kali Semusim

Anggaran TPP Rp 66 M Aman di APBD-P 2026, Cair Bertahap Mulai Oktober

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten PPU, Nicko Herlambang, menegaskan bahwa upaya penanganan dan pemulihan ekosistem pesisir memerlukan alokasi dana serta sumber daya manusia yang tergolong sangat besar. Oleh sebab itu, pemerintah daerah memilih menerapkan skema kolaborasi lintas sektor agar seluruh program pemulihan lingkungan yang telah direncanakan tidak mandek atau terhenti di tengah jalan akibat kendala keterbatasan anggaran.

“Kita coba gali bantuan dari pihak lainnya setelah apa yang direncanakan ini berjalan. Nanti kita lihat progres dan kebutuhan riil di lapangan seperti apa,” kata Nicko, Kamis (17/9/2026).

Nicko menilai, keterlibatan aktif dari sektor akademisi dan elemen masyarakat sipil dapat menjadi pemicu penting bagi korporasi-korporasi besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur. Pemkab PPU berharap sektor swasta tergerak untuk mengalirkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mereka secara terarah ke sektor konservasi bahari PPU.

“Saat ini, dukungan awal telah bergulir melalui hibah dari yayasan kepada kelompok masyarakat lokal,” sebutnya.

Langkah taktis ini dipandang sebagai solusi realistis di tengah padatnya prioritas belanja daerah PPU. Melalui pendekatan kemitraan strategis, Pemkab PPU ingin memastikan bahwa kegiatan rehabilitasi terumbu karang di Pulau Gusung tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas.

“Melainkan memiliki jaminan keberlanjutan pendanaan jangka panjang yang melibatkan peran aktif dunia usaha,” tutup Nicko.

SendShare32
Next Post

Dinkes PPU Imbau Warga Waspadai Kabut Asap, Masker Kembali Wajib Saat Keluar Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.