• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Penanganan Disdikbud Kukar Pasca SDN 002 Tenggarong Terbakar: Posko Ijazah dan Opsi PJJ

16/10/2026
in KUKAR
0

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah.

529
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, TENGGARONG — Pasca-musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman serta berdampak pada SDN 002 Tenggarong di Jalan Kartini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat mengambil serangkaian langkah penanganan darurat.

Related Posts

Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat, DPMPTSP Kukar Renovasi Gedung Mal Pelayanan Publik

Karhutla di Muara Kaman Mulai Terkendali, Sisa Dua Titik Api di Tunjungan dan Sedulang

Tarik Investor Baru, Pemkab Kukar Percepat Pengembangan Kawasan Industri 5.000 Ha

DPMD Kukar Pastikan Pemekaran RT Tak Otomatis Dapet Rp150 Juta

Opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) disiagakan untuk menjaga keselamatan siswa, sementara posko pelayanan pengaduan ijazah resmi dibuka bagi warga yang dokumen pendidikannya hangus terbakar.

Rangkaian penanganan terpadu ini dihadirkan guna memastikan hak belajar anak tetap terpenuhi sekaligus memberikan jaminan administrasi serta kelonggaran bagi warga dan tenaga pendidik yang terdampak musibah.

Kehilangan dokumen krusial seperti ijazah kerap menjadi kecemasan utama masyarakat saat bencana melahap permukiman.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Disdikbud Kukar mendirikan posko pengaduan yang bertugas mendata dan memproses penerbitan surat keterangan pengganti atau dokumen resmi bagi para korban.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengonfirmasi bahwa masyarakat terdampak kini sudah dapat mengakses layanan pengaduan tersebut untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita buka pos terkait dengan pengaduan untuk masyarakat yang ijazahnya terbakar,” ujar Heriansyah, Jumat (16/10/2026) sore.

Mengenai kelangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi para murid pasca-insiden, Disdikbud Kukar memastikan proses pembelajaran akan kembali bergulir mulai awal pekan ini.

Meski demikian, pihak dinas tidak memaksakan pembelajaran tatap muka apabila situasi lingkungan sekitar sekolah belum memungkinkan.

Heriansyah menjelaskan bahwa kesehatan dan keselamatan fisik siswa serta guru menjadi prioritas utama.

Jika sisa-sisa sisa asap kebakaran masih pekat dan dinilai berpotensi mengganggu pernapasan, sekolah diarahkan untuk mengalihkan proses belajar mengajar ke metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Senin ini sudah berjalan mereka, walaupun metodenya mungkin lihat lagi situasi dan kondisi. Kalau misalnya kondisi kita masih, asap masih cukup berbahaya, kita lakukan PJJ,” ungkap Heriansyah mendetail.

Tidak berhenti pada siswa dan dokumen masyarakat, Disdikbud Kukar juga menerapkan langkah humanis terhadap para guru di lingkungan SDN 002 Tenggarong yang turut menjadi korban kebakaran.

Pemerintah memberikan fleksibilitas atau kelonggaran absensi agar para guru yang rumahnya terdampak dapat mencurahkan waktu untuk pemulihan, perbaikan kediaman, serta penataan barang-barang mereka tanpa harus dibayangi beban keharusan hadir secara fisik di pos absensi harian.

“Kita berikan kelonggaran bagi guru yang terdampak itu untuk absen, di tempat posisi yang mereka sedang melakukan perbaikan di situ,” terang Heriansyah.

Di balik dampak musibah tersebut, terdapat kabar yang cukup melegakan terkait sarana prasarana (sarpras) pembelajaran.

Hasil pemeriksaan tim di lokasi menunjukkan bahwa perangkat penting sekolah, khususnya komputer, berhasil selamat dari jilatan api. Begitu pula dengan fasilitas bangku dan kursi belajar yang mayoritas masih layak pakai.

“Kemarin enggak ada sih alat komputer yang terbakar itu enggak ada. Yang kursinya juga masih bisa kita gunakan. Alhamdulillah,” tuturnya lega.

Kendati aset teknologi dan mebel dapat diselamatkan, kerusakan pada struktur bangunan sekolah maupun area terdampak memerlukan penanganan rehabilitasi berskala besar.

Disdikbud Kukar memperkirakan kebutuhan anggaran untuk merehabilitasi fisik bangunan kembali ke kondisi semula mencapai sekitar Rp2 miliar.(adv/dir)

SendShare32
Next Post

Cegah Kebakaran Terulang, Begini Rencana Penataan Kawasan Permukiman di Kukar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.