Lingkaranberita.com, PENAJAM – Halaman Kodim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) mendadak ramai diserbu warga pada Selasa (22/9/2026) pagi. Pemandangan antusiasme masyarakat ini mewarnai gelaran Pasar Murah dan Operasi Pasar Sembako serta penyediaan elpiji 3 kilogram yang digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
Gebrakan pangkas harga dalam kegiatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Salah satu komoditas yang paling banyak diburu warga adalah bawang merah. Jika di pasaran umum harganya masih melonjak di kisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram, di pasar murah ini warga bisa membawanya pulang hanya dengan harga Rp30.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag PPU, Marlina, menegaskan bahwa acara ini merupakan wujud sinergi nyata lintas sektor untuk menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah.
“Kami berkolaborasi langsung dengan TNI, distributor lokal, ritel modern seperti Alfamidi dan Maxi, Perum Bulog, hingga agen resmi elpiji 3 kilogram. Tak ketinggalan, kami juga menggandeng para nelayan lokal untuk memasarkan hasil lautnya,” ujar Marlina.
Selain bawang merah, pasokan komoditas pangan pokok lainnya juga tersedia dalam jumlah memadai. Masyarakat bisa membeli bawang putih, gula pasir, emping, beras SPHP, hingga minyak goreng Minyakita dengan selisih harga sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 lebih murah ketimbang harga di pasaran biasa.
Yang tak kalah menarik, pasar murah kali ini juga menghadirkan lapak ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal, mulai dari cumi, udang, hingga ikan gembung, layang, dan sarden. Meski pasokan hasil laut sedikit terbatas akibat kendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan lokal, kehadiran para nelayan tetap mendapat apresiasi tinggi dari warga.
“Kami berharap program sinergis semacam ini bisa memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga sekaligus mendorong perekonomian para pelaku usaha lokal di Kabupaten PPU,” tutupnya. (adv)