Lingkaranberita.com, PENAJAM – Komitmen mendorong pemajuan kebudayaan dan ekonomi kreatif lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU). Upaya nyata ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Pagelaran Sang Askarya 2026, sebuah ruang ekspresi strategis yang memadukan pelestarian seni budaya daerah dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Benuo Taka.
Acara yang berlangsung meriah pada Sabtu (12/9/2026) malam tersebut resmi dibuka oleh Bupati PPU yang diwakili oleh Margono Hadi Sutanto. Kehadiran ajang ini menjadi bukti komitmen Pemkab PPU dalam memfasilitasi para seniman, komunitas kreatif, serta pelaku usaha lokal untuk terus berkarya di tengah pesatnya pembangunan daerah sebagai Gerbang Nusantara.
Margono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, khususnya Sanggar Seni Borneo Benuo Taka, yang telah menginisiasi kegiatan bernilai tinggi ini. Menurutnya, pemajuan seni dan budaya bukan sekadar agenda hiburan, melainkan investasi sosial untuk menjaga identitas jati diri daerah.
“Saya berharap semangat berkesenian seperti ini dapat terus tumbuh di Kabupaten Penajam Paser Utara. Seni dan budaya merupakan bagian penting dari identitas daerah yang harus kita jaga bersama. Dari karya yang lahir malam ini, kita rawat budaya, kita bangun kreativitas, dan kita tinggalkan jejak yang berarti bagi masa depan Benuo Taka,” ujar Margono.
Pemkab PPU menyoroti bahwa perkembangan posisi daerah yang kian strategis harus berjalan selaras dengan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Pemerintah daerah bertekad untuk terus membuka dan memperluas ruang publik bagi para pelaku seni agar generasi muda PPU memiliki kebanggaan serta keterikatan yang kuat terhadap warisan leluhurnya.
“Tidak hanya menguatkan aspek kebudayaan, Pagelaran Sang Askarya 2026 juga terbukti memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan aktif para pelaku UMKM,” terangnya.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD PPU Jamaluddin, jajaran tokoh masyarakat, tokoh seniman dan budayawan, para sponsor, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.
“Melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Pemkab PPU optimistis kebudayaan daerah akan terus lestari dan menjadi motor penggerak kreativitas menuju PPU yang sejahtera dan berkebudayaan,” tutupnya.(adv)