• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

“MIS BAPER” 2025 Jadi Ruang Latihan Berpikir Kritis Generasi Digital

18/11/2025
in PENAJAM
0

Para pemenang MIS BAPER 2025 abadikan momen bersama usai penyerahan hadiah.(ist)

554
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, PENAJAM — Di balik kemenangan besar SMAN 3 PPU pada Lomba Karya Tulis Ilmiah “MIS BAPER” Serial Skrip 2025, muncul percakapan yang lebih luas: bagaimana literasi ilmiah menjadi benteng penting bagi siswa di era distraksi digital.

Related Posts

Tunda Salur DBH PPU Rp300 Miliar Lebih Masih Menggantung, Mudyat Noor Sentil Kemenkeu

Laju Cepat BPBD PPU Padamkan Karhutla, Bupati Sentil Aturan Gambut dan Batas Kewenangan Pusat

Petani PPU Bersiap Genjot Panen Padi Tiga Kali Semusim

Anggaran TPP Rp 66 M Aman di APBD-P 2026, Cair Bertahap Mulai Oktober

Suciati, guru pendamping SMAN 3 PPU, menyebut kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari predikat juara, tetapi sarana untuk melatih pola pikir riset siswa yang kini hidup di tengah gempuran informasi cepat.

“Literasi bukan cuma baca dan tulis. Ia melatih siswa melihat masalah secara objektif dan mencari alternatif solusi. Ini kemampuan yang sangat dibutuhkan ketika banyak pekerjaan mulai beralih ke otomatisasi,” katanya.

Menurutnya, kemampuan meneliti bukan hal yang tumbuh instan. Siswa belajar mengamati masalah, melakukan analisis, menyusun argumen, lalu memastikan gagasannya dapat dipertanggungjawabkan. Di era digital yang serba instan, latihan seperti ini menjadi semakin penting.

Suciati juga berharap program literasi seperti “MIS BAPER” tidak berhenti pada satu tahun penyelenggaraan, tetapi diperluas dengan format baru yang dapat menampung minat siswa yang makin beragam.

“Anak-anak hari ini tumbuh dengan media sosial. Mereka butuh ruang yang mengarahkan energi kreatifnya ke hal produktif. Lomba seperti ini memberi mereka kesempatan fokus dan berkembang,” tambahnya.

Program “MIS BAPER” sendiri dirancang Dispusip PPU sebagai wahana pelatihan riset sejak dini. Melalui kompetisi ini, siswa diperkenalkan pada dunia penelitian secara sistematis—mulai dari pencarian masalah, pengolahan data, hingga penyajian gagasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan hasil karya yang semakin matang, penyelenggara berharap inisiatif literasi seperti ini dapat menjadi pintu masuk lahirnya generasi Penajam Paser Utara yang kritis, percaya diri, dan siap bersaing di masa depan.(adv/kominfoppu)

SendShare33
Next Post

Suara Daerah Menguat, Munas II AKPSI Desak Pemerataan Manfaat Sawit bagi Masyarakat Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.