• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pentingnya Netralitas ASN: Pemkab PPU Gelar Sosialisasi Menjelang Pemilu 2024

13/09/2024
in PENAJAM
0

Momen sosialisasi jelang Pilkada 2024 bersama instansi di lingkungan Pemkab PPU.(ist)

560
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, resmi membuka sosialisasi kebijakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) kepala daerah serentak tahun 2024 pada Jumat (13/09/2024). Acara yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU ini dihadiri oleh ratusan ASN, termasuk Camat, Lurah, dan Kepala Desa dari seluruh wilayah PPU, di Gedung Graha Pemuda.

Related Posts

Petani PPU Bersiap Genjot Panen Padi Tiga Kali Semusim

Anggaran TPP Rp 66 M Aman di APBD-P 2026, Cair Bertahap Mulai Oktober

Efisiensi Anggaran Tak Surutkan Kemeriahan Festival Nondoi November Nanti

Jamin Pasokan Air Bersih dan Konektivitas IKN, Pemkab PPU Dorong Proyek Sungai Riko dan Jembatan Jadi PSN 2027

Dalam sambutannya, Makmur Marbun menekankan pentingnya netralitas ASN, mengingat ASN dilarang terlibat dalam politik praktis. “ASN dan semua pihak yang digaji menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) wajib menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik,” ujar Marbun.

Walaupun pemerintah daerah telah mengeluarkan surat edaran mengenai netralitas ASN, Marbun mengimbau masyarakat dan media untuk ikut serta dalam pengawasan. “Jika ada ASN yang terlibat politik, laporkan kepada saya atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta bukti yang diperlukan. Kami akan memberikan sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

Marbun juga menggarisbawahi bahwa netralitas ASN bukan hanya kewajiban hukum tetapi juga etika dan tanggung jawab moral. “Netralitas penting untuk memastikan keputusan yang diambil selama pemilihan tidak terpengaruh kepentingan politik. Ini untuk memastikan pemilihan kepala daerah berlangsung jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia,” tambahnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi ASN tentang aturan netralitas serta memberikan panduan dalam menjaga integritas selama proses pemilihan. “Kita harus memastikan proses pemilihan berjalan dengan jujur dan demokratis. Dengan komitmen dan kerja sama kita, saya yakin pemilihan akan bersih dan adil,” pungkas Marbun.(adv/kominfoppu)

SendShare34
Next Post

RSUD Ratu Aji Putri Botung Optimalkan Pelayanan Terapi Fisik untuk Pemulihan Pasien

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.