• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Gandeng UGM, Bappeda Kukar Analisis Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan

30/10/2023
in KUKAR
0

ILUSTRASI- Kawasan pertanian di Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur.

546
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, TENGGARONG– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penelitian terkait analisis pembangunan pertanian berbasis kawasan di Kukar.

Related Posts

Atasi Kelangkaan Air Saat Kebakaran, Pemkab Kukar Bakal Optimalkan Dana RT untuk Sarana Pemadam

DP3A Kukar Dampingi Puluhan Anak Korban Kebakaran Lewat Aktivitas Psikososial

Kejar Target Akhir Tahun, Dinkes Kukar Ajukan Tambahan Reagen CKG di APBD Perubahan

DPMD Kukar Dorong OVOP dan One District One Industry, Perkuat Ekonomi Desa hingga Kecamatan

Untuk mendukung rencana ini, Bappeda Kukar bekerja sama dengan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna, mengatakan, saat ini, Pemkab Kukar telah menetapkan lima kawasan pertanian berbeda di Kukar sebagai lokasi pertanian terpadu.

“Lima kawasan pertanian yang ditetapkan adalah Kecamatan Marangkayu, Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong-Loa Kulu, Tenggarong Seberang I dan Tenggarong Seberang II,” jelasnya, Senin (30/10/2023).

Tujuan dari penelitian ini, ucap Syarifah Vanesa Vilnakata, pihaknya ingin menilai tingkat kelayakan usaha pertanian di kelima kawasan tersebut.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan data hasil penelitian yang akurat, Bappeda dan tim peneliti UGM memfokuskan tiga kecamatan sebagai lokasi sampel penelitian pilot project pertanian terintegrasi berbasis kawasan.

“Tiga kecamatan tersebut adalah Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong-Loa Kulu dan Tenggarong Seberang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dari UGM, Alia Bihrajihant Raya, menjelaskan bahwa pertanian terintegrasi berbasis kawasan memiliki banyak keunggulan.

Salah satunya adalah luasnya wilayah pertanian pangan dan hortikultura di Kukar, yang memungkinkan program ini mencapai tujuannya sebagai lumbung pangan Provinsi Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kawasan pertanian terintegrasi di Kukar memiliki nilai strategis dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di Kaltim dan IKN,” sambungnya.

Konsep Pertanian terintegrasi berbasis Kawasan ini diharapkan akan menjadi penggerak pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Sehingga fokus pembangunan semakin mendukung seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (adv/kominfokukar)

SendShare33
Next Post

RSUD AM Parikesit Kukar Jalani Akreditasi dari Tim Surveyor LARS-DHP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.