Lingkaranberita.com, TENGGARONG – Pencapaian digitalisasi dokumen kependudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan tren positif setelah angka pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menembus lebih dari 60 ribu warga. Merespons capaian signifikan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar terus melaju dengan menyiapkan skema terobosan IKD Plus sekaligus memperluas jangkauan pelayanan jemput bola ke tempat-tempat santai seperti kafe.
Capaian lebih dari 60 ribu penduduk wajib KTP yang telah bermigrasi ke layanan KTP digital ini membuktikan tinggi kesadaran masyarakat Kukar. Angka tersebut melampaui separuh dari target aktivasi sebesar 20 persen yang ditetapkan pemerintah. Namun, alih-alih berpuas diri, Disdukcapil Kukar justru merancang inovasi IKD Plus agar proses aktivasi dapat dilakukan secara berantai antarwarga tanpa perlu selalu bertandang ke kantor dinas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, menuturkan bahwa gagasan IKD Plus digulirkan untuk membentuk ekosistem “Duta Dukcapil” di tengah masyarakat. Melalui skema ini, warga yang sudah mengantongi status IKD Plus diberi akses terverifikasi untuk membantu kerabat, keluarga, hingga tetangganya melakukan aktivasi di gawai masing-masing.
“Kami sedang mencari pola agar masyarakat bisa berperan lebih aktif melalui program Duta Dukcapil. Harapannya, masyarakat yang sudah memiliki IKD Plus nantinya bisa membantu mengaktifkan IKD milik orang lain,” ungkap Iryanto, Sabtu (17/10/2026).
Iryanto menekankan, keamanan data pribadi tetap menjadi pertimbangan paling mendasar dalam penggodokan juknis IKD Plus ini. Sistem enkripsi dan perlindungan rahasia kependudukan dipastikan rampung sebelum fitur ini dilepas resmi ke publik.
“Kami ingin masyarakat bisa ikut berperan membantu sesama dalam aktivasi IKD. Namun, kami harus memastikan mekanismenya benar-benar aman sebelum program ini dilaksanakan,” tegasnya.
Sembari merampungkan formulasi IKD Plus, strategi jemput bola di ruang publik terus dimaksimalkan. Setiap pekan, tim pelayanan Disdukcapil Kukar rutin menyambangi kafe-kafe favorit anak muda di Tenggarong dan sekitarnya. Sambil menikmati kopi dan suasana santai, para pengunjung kafe dapat langsung berkonsultasi sekaligus mengaktifkan akun IKD dalam hitungan menit.
Tak berhenti di situ, sinergi lintas sektoral juga diperluas. Disdukcapil telah memfasilitasi aktivasi IKD massal bagi jajaran Polres Kukar dan kini tengah merintis kerja sama serupa dengan unsur TNI serta para kader Posyandu di tingkat desa.
Langkah masif integrasi IKD ini diharapkan tidak sebatas memindahkan bentuk KTP fisik ke dalam gawai, melainkan juga mendukung pemutakhiran dan integrasi data penerima bantuan sosial (bansos) bersama Dinas Sosial dan Kementerian Sosial agar semakin tepat sasaran.
Bagi masyarakat Kukar yang hendak mengaktifkan KTP digital, langkah awal dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital resmi, lalu mengikuti verifikasi bersama petugas di berbagai titik pelayanan jemput bola terdekat.(adv/dir)