Lingkaranberita.com, PENAJAM – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak sekadar menjadi ritual pengibaran bendera tahunan. Memimpin apel di halaman Sekretariat Kabupaten PPU pada Kamis (1/10/2026).
Bupati PPU, Mudyat Noor secara lugas menantang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membuktikan kesaktian ideologi negara tersebut melalui perubahan nyata dalam kualitas pelayanan publik.
Dalam amanatnya di hadapan jajaran pejabat dan pegawai Pemkab PPU, Mudyat menyoroti bahaya laten dari seremoni birokrasi yang kerap terjebak dalam formalitas tanpa makna. Menurutnya, penghormatan terbaik terhadap Pancasila bukanlah seberapa megah upacara digelar, melainkan seberapa hadir nilai-nilai tersebut dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus menjadi momentum evaluasi dan pengingat bagi kita semua. Nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh berhenti di tiang bendera atau lembar naskah pidato, tetapi harus hidup, berdenyut, dan diwujudkan secara konkret oleh ASN saat melayani warga,” ujar Mudyat.
Ia memaparkan bahwa tolok ukur pengamalan Pancasila di ranah birokrasi sebenarnya sangat membumi. Sikap adil, transparan, disiplin tinggi, serta integritas tanpa kompromi saat menjalankan tugas adalah bentuk nyata dari penerapannya. Birokrasi yang berbelit-belit dan diskriminatif justru dinilai melukai semangat utama Pancasila yang menjunjung tinggi keadilan sosial.
Lebih jauh, Mudyat juga menggarisbawahi pentingnya jiwa pengabdian dan semangat gotong royong antarinstansi. Di tengah tantangan pembangunan daerah yang makin kompleks, PPU membutuhkan sosok ASN yang tidak hanya mahir secara teknis operasional, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap kebutuhan masyarakat.
“Bagi Pemkab PPU, kepercayaan publik adalah aset tertinggi yang hanya bisa dipertahankan jika perbaikan pelayanan dilakukan secara konsisten,” pungkasnya.
Agenda peringatan ini diikuti secara khidmat oleh Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah PPU Tohar, para asisten Sekretariat Daerah, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pegawai di lingkungan Pemkab PPU. (adv/dir)