Lingkaranberita.com, Penajam — Tak semua lembaran kertas punya arti. Tapi bagi 303 warga Penajam Paser Utara (PPU), selembar sertifikat kompetensi nasional yang mereka kantongi sejak 2024 hingga Mei 2025 adalah tiket menuju masa depan yang lebih pasti.
Sertifikat itu bukan hadiah, melainkan hasil dari pelatihan serius dan uji kompetensi ketat yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di bawah pengawasan langsung Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Artinya: sertifikasi ini diakui secara nasional, dan bisa jadi pembuka jalan masuk ke dunia kerja yang semakin selektif.
“Ini bukan formalitas,” tegas Kepala Disnakertrans PPU, Marjani, Senin (5/5/2025). “Tidak semua bisa dapat sertifikat. Harus lulus pelatihan dan diuji oleh asesor yang memang punya wewenang dan legalitas resmi.”
Meski belum punya Balai Latihan Kerja (BLK) sendiri, Disnakertrans PPU tidak tinggal diam. Mereka menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga pelatihan terakreditasi untuk tetap membuka akses pelatihan bagi warga.
Bermacam Keahlian, Satu Tujuan: Siap Kerja
Dari konstruksi hingga tata boga, menjahit hingga teknologi informasi—program pelatihan ini menyasar sektor-sektor yang paling dibutuhkan di pasar kerja nasional. Dan yang terpenting, pelatihan ini gratis. Syaratnya cuma satu: serius dan komitmen.
“Kami bukan hanya ingin banyak yang ikut, tapi kami ingin mereka benar-benar siap kerja. Itulah kenapa proses ini dijaga ketat agar benar-benar bermutu,” ujar Marjani.
Langkah Nyata Meski Tanpa Gedung Sendiri
Walau fasilitas pelatihan belum tersedia di daerah, Disnakertrans PPU menjalankan perannya sebagai penghubung antara masyarakat dan lembaga pelatihan secara profesional. Semua dilakukan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Kita sedang menuju kemandirian pelatihan di PPU. Ini proses jangka panjang. Tapi sekarang, warga sudah bisa mulai dari yang ada—dan itu terbukti berhasil,” tambahnya.
Ayo Manfaatkan!
Marjani juga mengajak lebih banyak warga untuk ambil bagian. “303 orang sudah berhasil. Tidak ada alasan lagi untuk ragu. Kesempatan ini terbuka, dan manfaatnya nyata untuk masa depan kerja,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)