• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Kemeriahan Kirab Budaya KFBN 2024, Pesta Keberagaman Meski Dihujani Rintik

07/07/2024
in KUKAR
0

Hujan tak menurunkan semangat kegiatan FBKN 2024.(ist)

561
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, **Tenggarong –** Hujan deras yang mengguyur Tenggarong sejak pagi tak menyurutkan semangat masyarakat untuk merayakan Kirab Budaya Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) 2024. Acara yang berlangsung pada Minggu, 7 Juli 2024 ini membuktikan bahwa keberagaman budaya Indonesia tetap memukau meski cuaca tak bersahabat.

Related Posts

Dewantara Collective Sambangi SMAN 3 Tenggarong, Dorong Pelajar Berani Tentukan Masa Depan

Tangga Arung Square Bangkitkan Denyut Ekonomi Baru, Wajah Tenggarong Kian Modern

Kerja Nyata Edi Damansyah Dapat Apresiasi Akademisi, Kukar Terus Maju

Tamat Sudah “Gelombang Darat” di Tama Pole, Wabup Kukar Tinjau Langsung Perbaikan Jalan

Dimulai dari Jalan K.H. Akhmad Muksin Pulau Kumala dan berakhir di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, kirab ini menampilkan seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Meskipun hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi. “Kami dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Kirab Budaya ini. Kami juga memohon maaf atas kekurangan pada pelaksanaan kegiatan, dan semoga acara ini berjalan lancar dan aman,” ujar Sugiarto, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara.

Kirab ini menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat Kutai Kartanegara dengan berbagai suku, agama, dan budaya, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kesenian masing-masing daerah. Acara diawali dengan prosesi Tempong Tawar oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, dihadiri pejabat daerah termasuk Camat Marangkayu Ambo Dalle, Camat Tenggarong Sukono, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.

Prajurit Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura menjadi peserta pertama yang melintas di panggung kehormatan, diikuti oleh kelompok marching band, paguyuban, sanggar seni dan budaya, serta organisasi perangkat daerah. Panitia memberikan kesempatan kepada para peserta kirab untuk mempersembahkan penampilan mereka di depan tamu dan undangan. Momentum ini dimanfaatkan para peserta untuk menunjukkan kesenian atau budaya daerah asal mereka, seperti tari-tarian yang memukau.

Meski hujan terus mengguyur, semangat masyarakat tak surut. Penonton tetap bertahan di sekitar panggung utama, menikmati penampilan peserta dengan payung dan jas hujan sebagai pelindung. Pemandangan ini menjadi bukti nyata bahwa cinta akan budaya dan seni tradisional masih kuat di kalangan masyarakat Kutai Kartanegara.

KFBN 2024 bukan hanya ajang pamer budaya, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui festival ini, masyarakat dapat melihat langsung keberagaman Indonesia yang terwujud dalam berbagai bentuk kesenian dan budaya daerah. Kirab budaya ini juga membuktikan bahwa Kutai Kartanegara siap menjadi tuan rumah acara-acara berskala nasional, dengan kemampuan penyelenggara yang tetap profesional dan berdedikasi tinggi meski dihadapkan pada tantangan cuaca.

Bagi wisatawan, KFBN 2024 menjadi daya tarik untuk mengunjungi Kutai Kartanegara. Selain menyaksikan kirab budaya, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan sejarah daerah ini, termasuk Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara yang menjadi saksi bisu sejarah panjang Kalimantan Timur.

Keberhasilan penyelenggaraan KFBN 2024 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk terus melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya mereka, menjaga identitas Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya di tengah arus globalisasi.(adv/kominfokukar)

SendShare34
Next Post

Masuk 15 Besar Desa Binaan Terbaik, Pemdes Batuah Kenalkan Stroberi Tagihan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.1k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.