• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Musim Hujan Datang, BPBD Kukar Peringatkan Bahaya Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang

31/10/2026
in KUKAR
0

Ilustrasi banjir di ruas Jalan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

525
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, TENGGARONG — Ancaman cuaca ekstrem mulai mengintai kawasan Kutai Kartanegara (Kukar).

Related Posts

Titik Api Sulit Dijangkau, Pemkab Kukar Koordinasi ke BNPB Minta Bantuan Helikopter Water Bombing

Tekan Kemiskinan, Program Kukar Siap Kerja Prioritaskan Masyarakat Desil 1–5

Bupati Aulia Rahman Basri Puji Langkah PWI Kukar Beri Rasa Aman dan Jaminan Sosial Bagi Wartawan

Panen Raya Padi Danau Semayang Kukar Dijadwalkan Bergulir Awal November 2026

Seiring dengan berakhirnya masa pancaroba dan meningkatnya intensitas curah hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar mengeluarkan peringatan kewaspadaan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang mengancam permukiman warga.

BPBD Kukar menegaskan bahwa kesiapsiagaan lingkungan dari level paling bawah merupakan kunci utama dalam meminimalisasi risiko dan dampak kerugian.

Sebagai langkah taktis antisipasi, pihak BPBD kini tengah menggodok penerbitan surat edaran (SE) resmi yang akan didistribusikan kepada seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah, hingga pihak swasta di Kukar.

Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi, menegaskan pentingnya langkah pencegahan dini ketimbang bertindak saat bencana sudah telanjur terjadi.

Penyesuaian pedoman mitigasi ini dirancang mendesak dengan merujuk pada petunjuk teknis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami mengajak masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta mulai melakukan pencegahan dari sekarang, baik melalui pembersihan saluran air maupun penanganan pohon yang berisiko tumbang,” ujar Sandi pada Sabtu (31/10/2026).

Sandi memaparkan bahwa pergeseran iklim dari musim kemarau panjang menuju musim hujan menuntut tingkat kewaspadaan yang jauh lebih tinggi.

Struktur tanah yang sebelumnya mengering dan mengalami retakan akibat kekeringan kini berada dalam kondisi sangat labil.

Ketika menggumpal dan diguyur hujan deras, daya serap tanah akan menurun drastis sehingga memicu risiko longsor di area lereng maupun perbukitan.

Selain itu, bahaya tersembunyi juga mengancam kawasan pemukiman padat dan jalan protokol akibat hujan deras yang disertai angin kencang.

Terjangan angin berpotensi mematahkan dahan tua serta menumbangkan pohon-pohon rindang di sekitar fasilitas publik.

Sebagai langkah pencegahan awal, BPBD mengimbau warga untuk bahu-membahu membersihkan saluran drainase dan parit dari sedimentasi maupun tumpukan sampah yang menyumbat.

Pemangkasan pohon-pohon yang berisiko roboh juga diminta segera dilakukan melalui koordinasi bersama pengurus RT, warga lokal, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait.

Mengenai penyusunan surat edaran (SE) mitigasi bencana, Sandi menyebutkan dokumen tersebut sedang difinalisasi dan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan agar bisa langsung diterapkan di lapangan.

Berdasarkan analisis pemetaan musim, fase peralihan menuju musim hujan diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober.

Volume dan intensitas hujan diprediksi mulai tereskalasi signifikan pada pekan ketiga November 2026, hingga mencapai puncaknya pada Desember mendatang.

Kendati demikian, BPBD Kukar terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperbarui estimasi dinamika atmosfer serta potensi cuaca ekstrem di wilayah Kaltim.

Sandi kembali menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase dan memangkas vegetasi rawan roboh adalah kunci utama keselamatan bersama.

Langkah kolektif ini diharapkan mampu menekan dampak kerusakan lingkungan serta menjaga kondusivitas Kukar selama mengarungi musim penghujan tahun ini. (adv/dir*)

SendShare32
Next Post

Bupati Aulia Rahman Basri Puji Langkah PWI Kukar Beri Rasa Aman dan Jaminan Sosial Bagi Wartawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.