Lingkaranberita.com, TENGGARONG — Medan juang sepanjang bulan November 2026 resmi ditabuh bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Tak tanggung-tanggung, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memasang target tinggi bagi seluruh kontingen daerah yang akan berlaga di rangkaian kompetisi olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Ribuan patriot olahraga terbaik daerah langsung dibebani misi besar: memboyong gelar juara umum pada seluruh ajang yang diikuti sepanjang bulan ini.
Target ambisius tersebut mencakup lima kompetisi utama, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Daerah (Forda) II, Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada), serta Porprov Korpri.
Pernyataan tegas ini disampaikan Aulia saat menghadiri Acara Pelepasan Kontingen Kabupaten Kutai Kartanegara pada Porprov VIII di Paser, Peparprov V, serta Forda II dan Porwada Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Arbizz Space, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Jumat (30/10/2026) malam.
Pelepasan ini menjadi penanda kesiapan penuh Kukar dalam mengirimkan atlet beserta seluruh unsur pendukung untuk bersaing sengit dengan kabupaten dan kota lain di Kaltim.
Berdasarkan data kontingen, Kukar menerjunkan kekuatan raksasa dengan total 2.503 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.826 atlet, 320 pelatih, 72 manajer, dan 285 official.
Besarnya jumlah kontingen menunjukkan keterlibatan masif dari para atlet dan tenaga pendamping yang akan tersebar di berbagai cabang olahraga sesuai agenda dan lokasi pertandingan masing-masing.
Rangkaian ajang olahraga tingkat provinsi tahun ini menyajikan jadwal padat yang berlangsung secara berdekatan di berbagai penjuru Kaltim:
Porprov Korpri: Dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 8 November 2026 di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.
Porwada Kaltim: Digelar pada 4–5 November 2026 di Balikpapan.
Porprov VIII: Berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser.
Peparprov V: Dijadwalkan pada 27–30 November 2026, yang juga bertempat di Kabupaten Paser.
Forda II Kaltim: Berlangsung pada 29 November hingga 6 Desember 2026 di GOR Kadri Oening Sempaja, Samarinda.
Dengan jadwal yang beririsan rapat, November menjadi periode yang sangat padat dan menguras energi bagi kontingen Kukar.
Sejumlah atlet, pelatih, manajer, dan official dituntut menjaga stamina serta konsentrasi tinggi untuk mendampingi dan mengikuti jalannya kompetisi di daerah yang berbeda-beda.
Aulia Rahman menyadari betul tantangan tersebut.
Ia menyebut seluruh kontingen akan menjalani kesibukan luar biasa karena hampir seluruh agenda olahraga berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan.
Menurutnya, persiapan dan kesiapan seluruh unsur menjadi kunci vital dalam menghadapi kompetisi sengit ini.
“Kontingen Kutai Kartanegara yang akan mengikuti Porprov 2026, Peparprov 2026, serta Forda II dan Porwada Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026, malam ini kita lepas,” ujar Aulia dalam sambutannya.
Ia menambahkan, para atlet akan bertanding pada cabang olahraga dan kategori yang diperlombakan di masing-masing ajang.
Karena seluruh kegiatan terpusat pada periode November, para atlet beserta pendamping dipastikan memiliki agenda yang sangat menyita waktu.
“Mereka akan bertanding pada masing-masing cabang olahraga dan ajang yang diperlombakan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kebetulan, tahun ini seluruh kegiatan tersebut berlangsung pada November. Oleh karena itu, kami yakin dan percaya, ini akan menyita kesibukan yang luar biasa, baik bagi atlet sendiri maupun kontingen dan para pendamping,” katanya.
Meski harus menghadapi jadwal kompetisi yang serba berdekatan, Aulia mengaku sangat optimistis kontingen Kukar mampu membuktikan hasil nyata dari persiapan panjang yang telah dilakukan.
Rasa percaya diri ini muncul setelah ia memantau dan melihat secara langsung kesiapan para atlet yang dinilainya sudah berjalan dengan sangat mantap.
Kesiapan fisik maupun mental tersebut menjadi modal utama bagi Kukar untuk bersaing mendominasi panggung olahraga dan mengejar prestasi tertinggi di tingkat provinsi.
Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar para atlet mampu membawa harum nama Kukar lewat ukiran prestasi di setiap cabang olahraga.
“Kita berharap, dengan persiapan yang sudah dilakukan teman-teman atlet di Kutai Kartanegara, yang menurut hemat kami sudah sangat mantap berdasarkan apa yang kami lihat sendiri, Kukar bisa menjadi juara umum,” ungkapnya penuh harap.
Aulia kembali menegaskan bahwa optimisme tersebut bukan sekadar untuk satu event saja, melainkan target menyeluruh pada semua ajang yang diikuti kontingen Kukar tahun ini.
“Kami yakin dan percaya, Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang kita ikuti di tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*adv/dir)