Lingkaranberita.com, TENGGARONG — Semangat berinovasi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara terus disulut. Agenda Pekan Inovasi dan Kreativitas 2026 menjadi panggung apresiasi sekaligus ruang unjuk gigi bagi berbagai unit kerja yang sukses menelahirkan gagasan cemerlang sepanjang tahun sebelumnya.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Serbaguna Bappeda Kukar ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyoroti tren positif perkembangan inovasi di Kukar yang dari tahun ke tahun terus menunjukkan grafik perbaikan yang signifikan.
Menurutnya, inovasi kini telah bertransformasi menjadi kebutuhan mutlak di dalam tubuh birokrasi. Kehadiran berbagai terobosan baru terbukti mampu memangkas birokrasi yang berbelit, mempercepat proses kerja, sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik.
“Alhamdulillah, tren inovasi di Kabupaten Kukar terus menunjukkan perbaikan. Inovasi menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas kerja organisasi perangkat daerah, satuan pendidikan, puskesmas, hingga unit pelayanan lainnya,” ungkap Aulia Rahman Basri di hadapan para pejabat dan tamu undangan.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa esensi dari sebuah inovasi bukan sekadar mengejar penghargaan administratif, melainkan bagaimana melahirkan solusi nyata atas setiap hambatan yang ditemui di lapangan.
“Ketika menghadapi suatu permasalahan dalam tugas maupun pelayanan, kita harus berupaya aktif mencari solusi melalui inovasi. Dengan begitu, setiap kendala dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, dan tuntas,” tambahnya.
Di balik semangat reformasi birokrasi tersebut, Pemkab Kukar menyadari bahwa ekosistem inovasi yang berkelanjutan membutuhkan payung hukum dan kerangka regulasi yang kuat. Oleh karena itu, jajaran pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membenahi aspek regulasi guna merangsang lahirnya ide-ide kreatif dari setiap lini pelayanan publik.
Langkah pembenahan tata kelola ini juga diarahkan secara spesifik untuk memenuhi seluruh indikator penilaian Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Bupati Aulia optimis, dengan kerja keras, sinergi, dan komitmen kolektif seluruh elemen di Kukar, target prestasi tersebut dapat diraih dengan gemilang.
“Hal ini akan terus kita benahi dan dorong bersama. Mudah-mudahan, melalui kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Kukar, target prestasi IGA dapat kita capai demi kemajuan daerah,” tegasnya.
Pekan Inovasi dan Kreativitas 2026 ini dirancang bukan sekadar ajang seremonial tahunan, melainkan wadah untuk merawat budaya problem-solving di kalangan aparatur sipil negara dan unit pelayanan masyarakat. Dengan melibatkan lintas sektor—mulai dari kantor dinas teknis, rumah sakit dan puskesmas, hingga sekolah-sekolah—Pemkab Kukar berharap kultur berinovasi dapat meresap hingga ke akar rumput.
Melalui penyelenggaraan acara ini, Pemkab Kukar ingin membuktikan bahwa birokrasi modern adalah birokrasi yang adaptif, responsif terhadap keluhan masyarakat, serta senantiasa haus akan pembaruan demi mewujudkan pelayanan publik yang prima, cepat, dan berkeadilan di seluruh wilayah Kutai Kartanegara. (adv/dir*)