• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pemkab Kukar Siapkan Fasilitas Olahraga Inklusif untuk Atlet Disabilitas

06/10/2026
in KUKAR
0

Ilustrasi Atlet Disabilitas di Kutai Kartanegara.

529
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyiapkan rencana fasilitas olahraga inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

Related Posts

ProASN 2026 Dimulai, Pemkab Kukar Petakan Potensi dan Kompetensi ASN

50 KK Terdampak Kebakaran Tenggarong, Pemkab Kukar Siapkan Hunian Sementara

Kafe dan Warkop Jadi Sasaran Sidak ASN Kukar, BKPSDM: Jangan Nongkrong Saat Jam Kerja

Begini Pembagian Anggaran Program RTKU Terbaik Kukar 2026

Rencana tersebut mulai dibahas setelah National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar meminta dukungan sarana latihan yang dapat menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Pembahasan fasilitas tersebut mencuat dalam audiensi Ketua NPCI Kukar Muhammad Bisron bersama jajaran dengan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kukar, Selasa (6/10/2026).

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kukar Aji Kalbu Pribadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Bisron menyampaikan perkembangan pembinaan atlet disabilitas di Kukar sekaligus memaparkan sejumlah program NPCI. Salah satu kebutuhan yang dinilai mendesak adalah ketersediaan gedung atau fasilitas olahraga yang dirancang untuk mendukung aktivitas latihan atlet disabilitas.

“Kami sangat mengharapkan adanya fasilitas yang dapat menunjang perkembangan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Kukar,” ujar Bisron.

Menurut Bisron, fasilitas latihan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan. Atlet tidak cukup hanya mengandalkan program latihan, tetapi juga membutuhkan tempat latihan yang memadai dan sesuai dengan karakteristik cabang olahraga yang ditekuni.

Kebutuhan tersebut semakin penting karena atlet disabilitas Kukar dipersiapkan menghadapi berbagai agenda olahraga tingkat nasional. Salah satunya Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2028.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, NPCI Kukar ingin pembinaan dilakukan sejak sekarang. Peningkatan kualitas latihan, pemenuhan sarana olahraga, dan pengembangan atlet menjadi bagian dari persiapan menuju kompetisi nasional tersebut.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyambut baik usulan NPCI Kukar. Ia mengapresiasi capaian atlet disabilitas Kukar sekaligus menilai potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih. Semoga peningkatan prestasi ini dapat terus dikelola dan dikembangkan dengan baik,” kata Aulia.

Pemkab Kukar, kata Aulia, pada prinsipnya mendukung penyediaan fasilitas yang dapat menunjang aktivitas olahraga atlet disabilitas. Sarana yang memadai diharapkan dapat memberikan ruang latihan yang lebih optimal sekaligus membuka kesempatan bagi munculnya atlet-atlet baru.

Namun, pembangunan fasilitas tersebut tidak langsung masuk tahap pelaksanaan. Pemkab Kukar meminta NPCI terlebih dahulu menyiapkan proposal sebagai dasar pembahasan rencana penganggaran.

Aulia menyebut mekanisme pembiayaan dapat dibahas melalui skema hibah dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Proposal tersebut diarahkan untuk pengajuan pada tahun anggaran 2027.

“Silakan persiapkan proposalnya dan diajukan untuk tahun anggaran 2027. Seperti apa mekanismenya ke depan, kita bicarakan lagi sambil menyusun penganggaran tahun 2027,” jelasnya.

Aulia juga meminta proses perencanaan hingga pelaksanaan nantinya dilakukan secara tertib dan transparan. Untuk memastikan mekanismenya berjalan sesuai ketentuan, pihak terkait seperti Kejari Kukar dan Dispora Kukar akan dilibatkan dalam pendampingan.

Bagi Pemkab Kukar, fasilitas olahraga inklusif bukan semata-mata tempat berlatih bagi atlet yang sudah berprestasi. Keberadaan sarana tersebut juga diharapkan menjadi ruang pembinaan jangka panjang, termasuk untuk menemukan dan mengembangkan bibit atlet disabilitas potensial dari Kukar. (adv/dir*)

SendShare32

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.