lingkaranberita.com, Bogor – Presiden menggelar pengarahan besar kepada sekitar 1.500 Komandan Satuan TNI dalam forum strategis di Universitas Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, pekan lalu. Agenda ini menjadi momentum penguatan soliditas, disiplin, dan kesiapan tempur seluruh matra dalam menghadapi dinamika keamanan nasional maupun global.
Kegiatan berlangsung dengan nuansa penuh semangat kebangsaan. Kehadiran Presiden disambut meriah melalui lagu-lagu patriotik yang membangkitkan jiwa nasionalisme, sebelum acara dibuka secara resmi dengan lagu Indonesia Raya.
Memasuki sesi utama, para peserta yang terdiri dari unsur TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara bersama-sama menyanyikan mars kebanggaan masing-masing. Momen ini mencerminkan kekompakan lintas matra sekaligus mempertegas identitas korps dalam satu komando pertahanan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan laporan menyeluruh terkait kesiapan dan kondisi terkini kekuatan TNI. Forum ini diikuti oleh jajaran elite militer, mulai dari Kepala Staf Angkatan, Panglima Komando Utama, hingga para Komandan Satuan dari berbagai wilayah Indonesia.
Tak hanya unsur militer, sejumlah pejabat tinggi negara—termasuk menteri dan wakil menteri—turut hadir, menandakan eratnya koordinasi antara sektor pertahanan dan pemerintahan dalam menjaga stabilitas nasional.
Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalisme prajurit di tengah tantangan geopolitik yang semakin kompleks. Ia juga mendorong seluruh komandan untuk memperkuat kepemimpinan di lapangan serta menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi TNI.
Penutup:
Acara ditutup dengan jamuan makan siang bersama, menciptakan suasana kebersamaan antara pemimpin negara dan para komandan. Momen ini tidak hanya menjadi simbol kedekatan, tetapi juga memperkuat semangat kolektif dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan bangsa.(bro3)