lingkaranberita.com, Malang/Taipei – Kiprah akademisi Indonesia kembali mendapat sorotan internasional. Salah satu dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA), Dr. M. Faruq Ubaidillah, dipercaya menyampaikan kuliah tamu di , tepatnya di Department of Foreign Languages and Literature.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Kehadiran Dr. Faruq di kampus ternama tersebut merupakan bagian dari aktivitas akademiknya selama mengikuti program Taiwan Fellowship. Ia mendapat undangan langsung dari peneliti senior di departemen tersebut, Nancy Tsai, untuk mempresentasikan gagasan serta hasil riset terbarunya di bidang pendidikan bahasa Inggris.
Dalam pemaparannya, Dr. Faruq menyoroti persoalan ketimpangan (inequality) dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia. Ia mengungkap bahwa perbedaan akses, kualitas pengajaran, hingga latar belakang sosial menjadi faktor utama yang memengaruhi capaian belajar siswa di berbagai daerah.
Tak hanya itu, ia juga mengaitkan temuannya dengan isu-isu kontemporer seperti pembentukan identitas profesional guru serta tantangan pengajaran bahasa di tengah dinamika globalisasi. Perspektif ini dinilai relevan dalam memperkaya diskursus akademik lintas negara, khususnya dalam studi linguistik terapan dan pendidikan bahasa.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Sebagai informasi, dikenal sebagai perguruan tinggi terbaik di Taiwan dan termasuk jajaran universitas riset unggulan di Asia. Kampus ini secara konsisten menempati posisi atas dalam berbagai pemeringkatan dunia, termasuk dalam bidang sains, teknologi, hingga kajian bahasa dan humaniora.
Pihak UNISMA menyambut positif pencapaian tersebut. Rektor UNISMA menyatakan bahwa partisipasi dosen dalam forum akademik internasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat visi global kampus.
“Eksposur di universitas kelas dunia menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi menuju perguruan tinggi berdaya saing internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKIP UNISMA menilai bahwa keikutsertaan dosen dalam kegiatan akademik global tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus.
Melalui momentum ini, UNISMA terus memperluas jejaring internasional sekaligus menegaskan perannya dalam kontribusi keilmuan di tingkat global, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran bahasa Inggris.(usm/bro1)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id