lingkaranberita.com, PENAJAM – Upaya menghadirkan koperasi desa yang tangguh dan terintegrasi mulai memasuki tahap krusial. Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi yang digelar Dinas Perindagkop PPU terkait pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih, Selasa (11/11/2025), di Kantor Bupati PPU.
Rakor yang dihadiri unsur perangkat daerah, TNI, lurah, kepala desa, hingga pengurus koperasi itu fokus membahas kesiapan teknis pembangunan fasilitas yang akan menjadi pusat distribusi dan pelayanan koperasi Merah Putih di seluruh wilayah kabupaten.
Sekda PPU, Tohar, yang memimpin jalannya rapat, menegaskan bahwa koperasi Merah Putih harus dibangun dengan standar yang mampu menjawab kebutuhan ekonomi masa depan desa. Ia mengingatkan bahwa koperasi yang kuat harus didukung infrastruktur yang fungsional dan terencana.
“Kalau lahan, bangunan, dan sistem kerja koperasinya tertata baik sejak awal, koperasi ini bisa menjadi motor ekonomi masyarakat. Kita tidak boleh setengah-setengah,” kata Tohar.
Dinas Perindagkop PPU memaparkan tiga fokus utama:
1. Penyamaan persepsi pembangunan fisik gerai dan pergudangan,
2. Penguatan mekanisme pengelolaan koperasi, dan
3. Rencana kemitraan distribusi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).
Selain itu, rakor juga membahas detail teknis seperti syarat lokasi lahan minimal 1.000 m² dengan akses jalan, listrik, air, dan internet yang memadai. Lokasi juga harus berada di area yang aman dari risiko banjir atau bencana alam lain.
Menurut Margono, pembangunan fasilitas yang memenuhi standar tersebut penting agar koperasi desa dapat berfungsi sebagai pusat penjualan, penyimpanan stok, distribusi logistik, dan pelayanan masyarakat.
“Koperasi Merah Putih bukan hanya tempat transaksi, tetapi akan menjadi simpul ekonomi desa. Karena itu, fasilitasnya harus siap, manajemennya kuat, dan jejaring kemitraannya berjalan,” ujarnya.
Pemerintah berharap rakor ini menghasilkan langkah-langkah terukur yang mempercepat implementasi di lapangan, sehingga koperasi Merah Putih benar-benar menjadi sarana pemberdayaan dan meningkatkan daya saing masyarakat desa dan kelurahan di PPU.(adv/kominfoppu)