• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Bupati PPU Dorong Transformasi Nilai Permainan Tradisional untuk Generasi Masa Kini

07/11/2025
in PENAJAM
0

Bupati PPU Mudyat Noor abadikan momen bersama peserta festival di penghujung acara.(ist)

547
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, PENAJAM — Festival Permainan Tradisional “Back to 80’s” bukan hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai sosial kepada generasi muda. Hal itu disampaikan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor saat menutup rangkaian festival pada Jumat (7/11/2025).

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Dalam pidatonya, Mudyat Noor menekankan bahwa permainan tradisional menyimpan pelajaran berharga yang relevan dengan kehidupan modern. Mulai dari kejujuran, kerja sama, ketangkasan, hingga interaksi langsung antar-anak.

“Di tengah dominasi gadget, kita perlu mengingatkan anak-anak bahwa bermain tidak selalu harus dengan teknologi. Permainan tradisional membawa nilai sosial yang sangat kuat,” ujar Mudyat.

Ia menilai festival ini berhasil menghidupkan kembali bentuk interaksi sehat yang selama ini mulai terkikis. Selama festival berlangsung, suasana kebersamaan terlihat jelas: anak-anak bekerja sama, orang tua saling mendukung, dan masyarakat hadir menyemangati.

Bupati juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tetap, karena memiliki dampak edukatif yang positif.

“Festival ini bukan hanya event hiburan, tetapi sarana belajar tentang budaya, karakter, dan kebersamaan,” ungkapnya.

Tidak lupa, Mudyat memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Pada penutupan, Bupati menyampaikan harapan agar nilai-nilai permainan tradisional dapat terus diwariskan.

“Semoga semangat menjaga warisan budaya ini tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)

SendShare33
Next Post

30 Desa di PPU Teken MoU dengan Dunia Usaha, Wabup Waris: “Harus Ada Hasil yang Terlihat!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.