• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Proyek Strategis Terhambat, DPRD Desak Akselerasi Pembebasan Lahan di PPU

05/05/2025
in DPRD PENAJAM
0

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Bijak Ilhamdani. (Ist)

546
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Keterlambatan realisasi proyek pembangunan infrastruktur kembali menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Bijak Ilhamdani, anggota Komisi I, menyampaikan kekhawatirannya atas mandeknya sejumlah agenda penting, terutama pembebasan lahan untuk jalur penghubung strategis yang dinilai krusial bagi pertumbuhan wilayah.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Dalam diskusi menyikapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024, Bijak menyinggung proyek jalur dua yang melintasi kawasan Pesarut hingga Tugu Kilometer 9. Meski dana telah dialokasikan, berbagai hambatan teknis membuat proyek ini belum juga berjalan.

“Jalur ini bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga akses ekonomi masyarakat. Sayangnya, proses pembebasan lahannya belum tuntas,” ujarnya, Selasa (5/5/2025).

Tim dari DPRD telah turun langsung ke lapangan, memetakan area yang dinilai paling mendesak untuk dibebaskan. Jalur ini dipandang sebagai penghubung vital dari Pantai Nipa-Nipa menuju pusat kota, dan diharapkan bisa mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Bijak menyebut proyek ini sudah tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025, dan anggarannya diklaim siap direalisasikan. “Pemerintah harus serius. Proyek ini tidak boleh ditunda lagi. Masyarakat menunggu dampak nyatanya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi tiga pihak — eksekutif, legislatif, dan warga — disebut sebagai kunci percepatan.

DPRD berjanji akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar tidak kembali mandek di tengah jalan. Bagi Bijak, pembangunan bukan sekadar janji, tetapi wujud nyata perhatian terhadap kesejahteraan warga Penajam Paser Utara.(adv/DPRD PPU)

SendShare33
Next Post

Produk Kreatif PPU Curi Perhatian di Ajang TTG 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.