Lingkaranberita.com, PENAJAM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mencapai target nasional 100 persen perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Per 9 April 2025, sebanyak 140.748 penduduk PPU telah melakukan perekaman data kependudukan tersebut.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antarinstansi serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan.
“Alhamdulillah, seluruh target perekaman e-KTP di PPU telah tercapai. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta dukungan masyarakat,” kata Waluyo, Selasa (9/4/2025).
Capaian IKD Tertinggi di Kaltim
Meski baru mencapai 14 persen dari target nasional 40 persen, realisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di PPU menjadi yang tertinggi se-Kalimantan Timur. Menurut Waluyo, hal ini menunjukkan tren positif dalam adopsi layanan kependudukan berbasis digital.
“Capaian IKD kami memang belum menyentuh target nasional, tetapi berdasarkan evaluasi tingkat provinsi, PPU mencatatkan realisasi tertinggi di Kaltim hingga akhir Maret,” jelasnya.
IKD sendiri merupakan program strategis nasional untuk mendorong transformasi layanan kependudukan ke dalam bentuk digital melalui aplikasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri.
Dorong Partisipasi Lewat Sosialisasi dan Jemput Bola
Guna meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap IKD, Disdukcapil PPU menerapkan berbagai strategi, seperti pelayanan jemput bola, kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi, serta memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk edukasi.
“Kami terus dorong masyarakat agar mengaktifkan IKD. Ini penting untuk memudahkan akses data dan meningkatkan efisiensi layanan publik ke depan,” tambah Waluyo.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Keberhasilan Disdukcapil PPU dalam merealisasikan 100 persen perekaman e-KTP dan capaian IKD tertinggi di Kalimantan Timur mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten PPU. Pemkab menilai pencapaian tersebut sejalan dengan upaya memperkuat data kependudukan sebagai fondasi pembangunan, terlebih di tengah peran strategis PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).(adv/kominfoppu)