Lingkaranberita.com, Penajam – Komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk memperkuat pelayanan publik kembali ditegaskan melalui langkah pembinaan langsung ke jajaran birokrasi. Wakil Bupati Abdul Waris Muin melanjutkan rangkaian pembinaan ke sejumlah dinas, dengan fokus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya etos kerja dan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Tiga dinas yang menjadi lokasi kegiatan kali ini adalah Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mengecek kehadiran, tetapi juga menjadi ajang dialog langsung antara pimpinan daerah dan pegawai mengenai tanggung jawab dan nilai-nilai pelayanan publik.
Bangun Mentalitas ASN yang Tangguh dan Terbuka
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa ASN harus menjadi teladan dalam kedisiplinan. Ia menyebut disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga kesiapan mental dan sikap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita ini pelayan masyarakat, bukan hanya sekadar pegawai kantor. Jika tidak mampu menunjukkan komitmen, lebih baik beri ruang kepada orang lain yang punya semangat tinggi untuk mengabdi,” ujar Waris dengan tegas.
Ia menyatakan, ke depan absensi manual maupun digital akan dimanfaatkan sebagai alat evaluasi kinerja yang objektif, serta menjadi dasar pembinaan bagi setiap pegawai, baik ASN maupun tenaga honorer.
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemimpin OPD Diminta Aktif
Wabup juga meminta para kepala dinas untuk tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar menjadi pengarah dan pembina bagi staf di bawahnya. Pengawasan langsung selama jam kerja dinilai penting untuk menjaga ritme kerja dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
“Jangan biarkan kantor kosong di jam kerja, kecuali ada alasan tugas luar yang jelas. Kita harus hadir secara fisik dan mental dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Langkah Pembinaan Terintegrasi
Turut mendampingi dalam kegiatan ini Asisten III Pemkab PPU, Ainie, serta Kepala Satpol PP Bagenda Ali, yang juga bertugas memastikan kedisiplinan di lingkungan pemerintahan berjalan sesuai aturan. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab PPU dalam menciptakan birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Dengan dorongan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan budaya kerja ASN di Kabupaten PPU tidak hanya patuh aturan, tetapi juga tumbuh dengan semangat melayani sepenuh hati.(adv/kominfoppu)