Lingkaranbebrita.com, Penajam – Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, mengunjungi Ramadhan Fest yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), bersama dengan Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta jajaran SKPD. Dalam kunjungannya, Gubernur menyoroti potensi sektor pertanian, khususnya melalui stan yang dipamerkan oleh Dinas Pertanian yang mewakili Kecamatan Babulu.
Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian Gubernur adalah beras premium 5 kg merek Burung Walet. Rudi Mas’ud terlihat antusias dan berdialog langsung dengan koordinator stan mengenai berbagai aspek produk tersebut, termasuk harga jual, luas lahan pertanian, serta infrastruktur pendukung seperti drainase dan irigasi.
Harga dan Tantangan Infrastruktur
Beras Burung Walet dijual dengan harga Rp 14.000 per kilogram di pasaran, namun harga tersebut turun menjadi Rp 12.000 per kilogram ketika dijual ke Bulog. Koordinator stan mengungkapkan bahwa saat ini, luas lahan pertanian yang dikelola mencapai 3.000 hektar. Namun, mereka menghadapi kendala besar terkait dengan infrastruktur, terutama di bidang drainase dan irigasi.
Komitmen Gubernur untuk Perbaikan Infrastruktur
Mendengar penjelasan tersebut, Gubernur Rudi Mas’ud langsung berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna memperbaiki infrastruktur pertanian di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ia telah melakukan komunikasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian, Zulkifli Hasan, untuk membangun bendungan irigasi di Kecamatan Babulu. Gubernur juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur siap memberikan dukungan penuh untuk perbaikan sistem irigasi dan drainase di kawasan tersebut.
Promosi Beras Burung Walet dan Harapan untuk Pertanian Lokal
Kunjungan tersebut ditutup dengan promosi beras Burung Walet 5 kg yang dihadiri oleh para pengunjung festival. Rudi Mas’ud mendorong agar produk lokal tersebut dapat lebih dikenal luas, sambil mengapresiasi kualitas yang dimiliki oleh produk pertanian setempat.
Gubernur berharap, dengan adanya perhatian terhadap sektor pertanian dan perbaikan infrastruktur yang lebih baik, akan ada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Penajam Paser Utara. Selain itu, perbaikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut, sehingga semakin mendukung perekonomian lokal.(adv/kominfoppu)