lingkaranberita.com, PENAJAM – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengintensifkan koordinasi lintas sektor demi menciptakan suasana lebaran yang aman dan tertib bagi seluruh lapisan masyarakat. Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menjadi salah satu penggerak utama dalam Rapat Sinergi Pengamanan Idulfitri yang digelar di ruang Rupatama Polres PPU secara hybrid, terhubung langsung dengan pusat komando Polri di tingkat nasional.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pengamanan kali ini tidak hanya menyorot arus lalu lintas mudik dan balik, tetapi juga memperluas perhatian terhadap kenyamanan ruang publik seperti destinasi wisata, pusat kuliner, hingga fasilitas layanan umum yang diperkirakan ramai saat libur lebaran.
“Idulfitri bukan hanya soal kelancaran mudik. Ini momen besar masyarakat yang membutuhkan ruang aman dan tertib. Karena itu, sinergi menjadi kunci – mulai dari polisi, pemerintah daerah, hingga petugas di lapangan,” ungkap Waris.
Strategi Lapangan: Keamanan yang Menyeluruh dan Terstruktur
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah skema pengamanan berbasis kolaborasi antarinstansi:
- Manajemen Lalu Lintas Lebaran
- Jalur-jalur strategis akan dipantau intensif dengan dukungan pengaturan lalu lintas terpadu.
- Titik rawan kecelakaan dan kemacetan akan dijaga oleh petugas gabungan.
- Posko pemantauan dan layanan darurat disiapkan untuk pemudik.
- Perlindungan Area Vital Masyarakat
- Pusat belanja, pasar rakyat, dan objek wisata akan disiagakan dari potensi kriminalitas.
- Langkah preventif terhadap gangguan keamanan dilakukan melalui patroli aktif dan sistem pemantauan digital.
- Kesiapan SDM dan Fasilitas Pendukung
- Personel gabungan dari kepolisian, Dishub, Satpol PP, dan dinas lainnya telah dijadwalkan.
- Pemeriksaan alat komunikasi, kendaraan patroli, serta sarana pendukung lainnya dilakukan secara menyeluruh.
Tak hanya kepala daerah, perwakilan dari berbagai lembaga turut hadir, termasuk BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, ASDP, dan Jasa Raharja, menunjukkan komitmen kolektif dalam mewujudkan lebaran yang humanis dan tertib.
Dengan strategi pengamanan yang diperluas dan kolaboratif, Pemerintah Kabupaten PPU berharap masyarakat bisa merayakan Idulfitri 2025 tanpa kekhawatiran akan keselamatan maupun kenyamanan selama masa liburan.(adv/kominfoppu)