• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

UPTD PPA PPU Berikan Pendampingan Menyeluruh bagi Anak Korban Kekerasan

17/09/2024
in PENAJAM
0

Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah.(ist)

542
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan dukungan menyeluruh kepada anak-anak korban kekerasan, mulai dari tahap laporan hingga pemulihan fisik dan mental. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan setiap korban mendapatkan bantuan yang tepat dan komprehensif dalam proses penyembuhan mereka.

Related Posts

Petani PPU Bersiap Genjot Panen Padi Tiga Kali Semusim

Anggaran TPP Rp 66 M Aman di APBD-P 2026, Cair Bertahap Mulai Oktober

Efisiensi Anggaran Tak Surutkan Kemeriahan Festival Nondoi November Nanti

Jamin Pasokan Air Bersih dan Konektivitas IKN, Pemkab PPU Dorong Proyek Sungai Riko dan Jembatan Jadi PSN 2027

Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah, menjelaskan bahwa setiap kali ada laporan terkait kekerasan anak, pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Polres, Puskesmas, dan komunitas peduli setempat. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan untuk menjamin penanganan cepat dan tepat bagi korban.

“Biasanya laporan diterima dari Puskesmas atau langsung melalui UPTD PPA. Setelah itu, kami segera bergerak memberikan pendampingan,” jelas Hidayah.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga mengatasi trauma psikis yang seringkali lebih sulit diobati. Menurut Hidayah, luka fisik mungkin dapat sembuh dengan lebih cepat, tetapi luka mental dan emosional memerlukan perhatian khusus dan waktu yang lebih lama untuk pulih.

“Trauma psikologis korban kekerasan anak perlu penanganan yang sabar dan konsisten. Kami terus mendampingi mereka melalui terapi dan dukungan emosional hingga kondisinya benar-benar membaik,” ujar Hidayah.

UPTD PPA juga memastikan bahwa korban mendapat perlindungan dan pendampingan penuh hingga proses hukum di Polres, memastikan mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi yang sulit. Semua langkah ini dilakukan dengan hati-hati untuk meminimalisir dampak trauma pada anak-anak.

“Pendampingan ini kami lakukan dengan penuh perhatian, mulai dari laporan awal hingga proses di Polres, dengan tujuan agar anak-anak bisa kembali menjalani kehidupan tanpa beban trauma,” tambah Hidayah.

Ia berharap, dengan dukungan yang tepat, anak-anak korban kekerasan dapat kembali pulih secara maksimal dan menjalani kehidupan mereka tanpa rasa takut atau trauma yang berkepanjangan.(adv/Kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Sekda PPU Tekankan Netralitas ASN Jelang Pilkada 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5.2k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2.1k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.