Lingkaranberita.com, Penajam – Sebagai bagian dari upaya mengantisipasi masalah sosial di sekitar Ibu Kota Nusantara yang tengah dibangun, pemerintah pusat akan mendirikan rumah singgah dengan pendekatan holistik di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Proyek ini direncanakan selesai pada 2025 dan akan berlokasi di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara, Saidin, menjelaskan bahwa rumah singgah ini akan menjadi unit pelaksana teknis (UPT) yang menyediakan layanan terpadu, dengan fokus utama pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan masyarakat yang menghadapi berbagai masalah sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Rumah singgah ini dirancang untuk memberikan pelayanan holistik, tidak hanya bagi ODGJ, tetapi juga bagi masyarakat dengan masalah sosial lainnya,” ujar Saidin pada Senin (1/9).
Pembangunan rumah singgah ini merupakan respons terhadap potensi meningkatnya permasalahan sosial seiring berkembangnya kawasan ibu kota baru. Dengan bertambahnya aktivitas sosial di Kota Nusantara, kebutuhan akan penanganan yang komprehensif pun semakin mendesak.
“Pemerintah pusat mendukung penuh inisiatif ini, dan proyeknya saat ini masih dalam tahap perencanaan dengan anggaran dari pusat,” jelasnya.
Selain membangun rumah singgah, pemerintah kabupaten juga tengah mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pelayanan sosial. Mereka berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk memperkuat berbagai program yang ada, sebagai bentuk komitmen Kabupaten Penajam Paser Utara dalam mendukung kesuksesan pengembangan Ibu Kota Nusantara.
Lebih lanjut, pemerintah kabupaten mengusulkan pembangunan kantor pelayanan sosial di dekat rumah singgah tersebut untuk meningkatkan efektivitas penanganan masalah sosial di wilayah tersebut.(adv/Kominfoppu)