Lingkaranberita.com, SANGATTA – Suasana kehangatan dan kebersamaan memenuhi ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi, Sangatta, saat Forum Camat se-Kutai Timur (Kutim) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim menggelar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber) pada Senin (25/3/2024).
Acara yang dipenuhi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, serta tamu istimewa mantan Gubernur Kaltim Isran Noor, bersama para Camat, Kepala Desa, dan BP se-Kutim ini menjadi momen istimewa di tengah Bulan Suci Ramadan.
Isran Noor, yang turut hadir sebagai tamu istimewa, merasa bangga dan terhormat karena diundang dalam momen yang begitu spesial ini. “Pertemuan ini tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan dalam mempererat tali silaturahmi, terutama dalam Bulan Suci Ramadan ini,” ujar Isran, yang juga mantan Bupati Kutim.
Dalam diskusi yang hangat, Isran turut membahas tentang potensi sumber daya alam (SDA) Kutim, khususnya dalam bidang sawit dan transaksi karbon. Ia menyoroti besarnya potensi ekonomi karbon di daerah ini.
“Dengan komitmen 10 tahun lalu terkait pengurangan emisi karbon, Kutim memiliki peluang besar untuk mendapatkan kompensasi yang layak dari negara-negara yang berkomitmen pada penurunan emisi karbon,” paparnya.
Sebelum menyantap hidangan berbuka, acara juga disemarakkan dengan tausiah yang disampaikan oleh penceramah Muhammad Mansur, yang kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama.
Dalam tausiahnya, Mansur memaparkan ajaran Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya menjaga silaturahmi dan meningkatkan kebaikan di Bulan Ramadan. “Mari manfaatkan sepenuhnya Bulan Ramadan ini untuk mempererat tali persaudaraan dan mendapatkan berkah yang melimpah,” ungkapnya.
Diskusi juga melibatkan pembahasan tentang pengurangan cinta dunia (zuhud) sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. “Kunci dari kebahagiaan sejati adalah dengan menjadikan ajaran Allah SWT sebagai pedoman, berbuat baik kepada sesama, dan beramal dengan ikhlas,” tambahnya. Dengan semangat tersebut, setiap tantangan dianggap sebagai ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keyakinan akan kemudahan yang akan diberikan.
Dengan kebersamaan dan semangat yang membara, acara silaturahmi dan bukber ini menjadi momentum berharga dalam mempererat hubungan antara Forum Camat se-Kutim serta memberikan inspirasi bagi semua peserta untuk menghadapi tantangan dengan penuh keyakinan dan kesabaran. (adv/kutim)