• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Safari Ramadan Di Kelurahan Pemaluan, Makmur Marbun Ungkap Kurangnya Komunikasi Terkait Penataan Wilayah IKN

17/03/2024
in PENAJAM
0

Momen Makmur Marbun ketika safari Ramadan bersama masyarakat di Pemaluan. (Foto/ist)

549
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Dalam kegiatan Safari Ramadan di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menyoroti kekurangan komunikasi dan sosialisasi terus-menerus terkait penataan wilayah Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten PPU.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Marbun menyampaikan bahwa kehadiran IKN di wilayah tersebut bukanlah untuk menyengsarakan masyarakat, melainkan untuk mensejahterakan mereka. Namun, dampak positif dari pembangunan juga membawa tantangan, termasuk isu penggusuran pemukiman warga oleh pihak Otorita IKN.

“Mungkin persoalan ini hanya karena masih kurang komunikasi. Saya selaku kepala daerah akan mengomunikasikan persoalan ini kepada pihak terkait karena ini tanggung jawab saya,” ujarnya.

Marbun menekankan pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan agar warga memahami peran Otorita IKN dalam penataan wilayah. Dia juga menyoroti perlunya tim yang tepat dan sosialisasi terus-menerus, serupa dengan yang dilakukan dalam pembangunan bandara VVIP.

Meski mengakui pentingnya penataan wilayah, Marbun menilai sosialisasi yang dilakukan masih belum maksimal. Dia berjanji untuk terus berkolaborasi dengan OIKN dan memastikan tidak ada masalah yang timbul dari surat penggusuran tersebut, serta melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Tidak hanya itu, Marbun juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kebijakan tersebut. Dia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan untuk membuat masyarakat menderita, terutama dalam masa transisi.

“Kehadiran IKN harus kita sambut gembira. Banyak daerah lain ingin IKN berada di wilayah mereka. Namun Kabupaten PPU sangat beruntung karena IKN berada di wilayahnya,” tutupnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Marbun bersama jajaran Forkopimda Kabupaten PPU juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bingkisan kepada pengurus masjid dan masyarakat Kelurahan Pemaluan. (adv/kominfopenajam)

SendShare33
Next Post

Pemkab Kutim Jadikan TKKD Menjadi PKKK Penuh Waktu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.