Lingkaranberita.com, Jakarta, – Universitas Islam Malang (UNISMA) memperkuat tata kelola Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) melalui keikutsertaannya dalam Workshop dan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Mutu Forum LSP P1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia di Universitas Tarumanagara, Jakarta, pada 9–11 Juli 2026.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Kegiatan yang diikuti lebih dari 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola, kompetensi personel, dan pelaksanaan sertifikasi kompetensi agar lebih kredibel, objektif, dan berkelanjutan. UNISMA diwakili oleh Dr. Ahmad Syaifudin, S.H., M.H., sebagai tim pengelola LSP.
Workshop dibuka Wakil Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), drg. Hj. Ulfah Masfufah, M.Kes., yang menegaskan bahwa LSP P1 harus menjadi bagian dari strategi perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan kompeten dan siap kerja. Menurutnya, keberhasilan LSP sangat bergantung pada komitmen pimpinan melalui dukungan kebijakan, sumber daya manusia, anggaran, sarana uji kompetensi, serta pengembangan asesor.
Komisioner BNSP, Prof. Amilin, menambahkan bahwa skema sertifikasi harus disusun sesuai karakteristik program studi sehingga mampu mengukur capaian pembelajaran lulusan sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.
Hasil sertifikasi juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kurikulum dan proses pembelajaran.
Dalam diskusi, peserta menyoroti pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai nilai tambah lulusan di dunia kerja. Dunia usaha dan industri semakin membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Forum LSP P1 PTS yang menaungi sekitar 118 perguruan tinggi juga mendorong penguatan sistem sertifikasi nasional melalui peningkatan mutu LSP, pengembangan skema sertifikasi yang relevan, serta kesiapan menghadapi audit, surveilans, dan relisensi BNSP.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, UNISMA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat LSP P1 sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan, daya saing lulusan, dan pencapaian kampus unggul.
Versi ini lebih ringkas, fokus pada unsur 5W+1H, menghilangkan pengulangan, dan menggunakan gaya bahasa yang lazim dipakai dalam berita media massa.(adv)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id