lingkaranberita.com | LEEDS, INGGRIS – Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Pemerintah Kota Leeds dan Leeds Beckett University, Inggris. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, pariwisata, hingga pembangunan berkelanjutan.
Informasi selengkapnya mengenai Universitas Islam Malang dapat diakses melalui www.unisma.ac.id
Penjajakan kerja sama dilakukan dalam pertemuan yang digelar di Kota Leeds pada 13 Juni 2026. Delegasi UNISMA bertemu dengan anggota Dewan Kota Leeds, Mr. Councillor Mohammed Rafique dan Mr. Councillor Asghar Ali, untuk membahas peluang kemitraan yang melibatkan perguruan tinggi dan pemerintah daerah di kedua negara.
Kolaborasi yang dijajaki tidak hanya melibatkan UNISMA dan Pemerintah Kota Leeds, tetapi juga membuka peluang sinergi dengan Leeds Beckett University, Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kota Batu, dan Pemerintah Kabupaten Malang.
Delegasi UNISMA dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Junaidi Mistar, Ph.D., didampingi Ketua Umum Yayasan Universitas Islam Malang Prof. Dr. Ir. Agus Sugianto, S.T., M.P., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan Dr. H. Ronny Malavia Mardani, S.E., M.M., MOS., serta Ketua Office of International Affairs Asst. Prof. Dr. Imam Wahyudi Karimullah, M.A.
Rektor UNISMA Prof. Junaidi Mistar mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi sekaligus memperluas kemitraan internasional yang saling menguntungkan.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik antara perguruan tinggi maupun pemerintah daerah di Indonesia dan Inggris. Kami berharap penjajakan ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, UNISMA juga memaparkan berbagai capaian internasional yang telah diraih, termasuk penyelenggaraan Asia Pacific International Religious Tourism and Pilgrimage Conference (APIRTP) yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara. Konferensi tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan Prof. Razaq Raj, pakar religious tourism dan pilgrimage studies dari Leeds Beckett University.
Menurut Prof. Junaidi, pengalaman menyelenggarakan forum akademik berskala internasional menjadi modal penting bagi UNISMA untuk terus memperluas kolaborasi global, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, penelitian, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam diskusi, kedua pihak mengidentifikasi sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan bersama, meliputi pendidikan, penelitian, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan kota berkelanjutan, ekonomi kreatif, pengelolaan pariwisata, serta pertukaran budaya.
Informasi selengkapnya mengenai Universitas Islam Malang dapat diakses melalui www.unisma.ac.id
Mr. Councillor Mohammed Rafique menyambut baik inisiatif UNISMA. Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan berbasis pengetahuan sekaligus mempererat hubungan internasional.
Hal senada disampaikan Mr. Councillor Asghar Ali. Ia mengatakan Pemerintah Kota Leeds telah memiliki pengalaman menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan pemerintah daerah di sejumlah negara. Karena itu, peluang kolaborasi dengan Indonesia, khususnya melalui UNISMA, dinilai sangat terbuka untuk dikembangkan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya program-program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kedua negara, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset dan inovasi, serta pembangunan berkelanjutan.
Melalui langkah ini, UNISMA kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi berdaya saing global dengan membangun kemitraan strategis yang berdampak bagi masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. (adv)
Informasi selengkapnya mengenai Universitas Islam Malang dapat diakses melalui www.unisma.ac.id