Lingkaranberita.com, Jakarta, — Kalimantan Timur kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh detik.com di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat lalu.
Penghargaan tersebut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang menyampaikan bahwa ajang ini menjadi wadah untuk mengapresiasi kontribusi nyata berbagai pihak dalam memperluas akses dan literasi digital di Indonesia.
“Apresiasi ini diberikan kepada individu, komunitas, dan institusi yang telah berkontribusi dalam mempercepat transformasi digital dan membuka akses informasi secara merata,” ujar Meutya.
Penghargaan untuk Kalimantan Timur diterima oleh Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Ishak. Kategori tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong pemerataan infrastruktur digital dan meningkatkan konektivitas wilayah.
Capaian ini tidak terlepas dari berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, salah satunya program Internet Desa Gratis yang merupakan bagian dari inisiatif Gratispol. Program yang diluncurkan pada 21 April 2025 itu telah menghadirkan akses internet di 803 desa dari total 841 desa di wilayah tersebut.
Pemerintah menargetkan sisa 38 desa akan segera terjangkau pada 2026, sekaligus memastikan keberlanjutan program hingga 2029.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah daerah berkomitmen tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga meningkatkan kualitas jaringan serta mendorong pemanfaatannya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan pentingnya penguatan literasi digital agar pemanfaatan internet dapat memberikan dampak positif secara luas.
“Terus perkuat literasi digital agar program internet desa berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Penghargaan ini menjadi indikator komitmen Kalimantan Timur dalam mempercepat transformasi digital sekaligus memperkecil kesenjangan akses informasi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.(int/kom)