Ribuan pelajar dipastikan memadati Stadion Batakan pada 25 April 2026. Tak sekadar berlari, mereka membawa misi besar: menguatkan kesadaran menjaga bumi melalui aksi nyata.
Perayaan Hari Bumi 2026 di Stadion Batakan dipastikan berlangsung meriah melalui gelaran Green Run 5K, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menggabungkan olahraga, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam satu panggung besar.
Panitia memperkirakan jumlah peserta dan pengunjung mencapai 2.500 hingga 3.000 orang dari berbagai kalangan, menjadikan ajang ini sebagai salah satu perayaan Hari Bumi terbesar di Balikpapan tahun ini.
Ketua panitia, Dian Kurniasari, menegaskan bahwa Green Run 5K dirancang lebih dari sekadar event olahraga. Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan kolektif yang mampu membangun kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan.
“Ini bukan hanya tentang lari, tetapi bagaimana masyarakat bisa mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dari hal sederhana,” ujarnya.
Sejumlah persiapan teknis telah dirampungkan menjelang hari pelaksanaan. Panitia memastikan area start dan finish, jalur lari, titik registrasi, hingga zona pendukung telah tertata untuk menjamin kenyamanan dan keamanan peserta.
Selain lomba lari, acara ini juga menghadirkan 37 tenant yang terdiri dari UMKM kuliner, layanan kesehatan, produk kecantikan, literasi, perbankan, hingga aksesori. Kehadiran tenant tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menambah daya tarik kegiatan.
Rangkaian acara turut dimeriahkan oleh penampilan siswa-siswi serta babak final lomba yel-yel yang diprediksi menjadi magnet hiburan bagi peserta dan pengunjung.
Pada hari H, registrasi peserta dibuka mulai pukul 06.30 WITA, dilanjutkan seremoni pembukaan dan pelepasan peserta pada pukul 07.00 WITA. Kegiatan kemudian berlanjut dengan hiburan, pengumuman pemenang, hingga penutupan.
Dukungan pemerintah daerah juga menguatkan pelaksanaan acara ini, dengan rencana kehadiran Wakil Wali Kota sebagai bentuk komitmen terhadap kampanye pelestarian lingkungan.
Melalui Green Run 5K, panitia berharap pesan menjaga lingkungan tidak berhenti di lintasan lari, tetapi terus melekat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan masyarakat.(dtn/din)