• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

PPU Siap Tingkatkan Akses Air Bersih Jadi 70 Persen Hingga 2030

21/04/2025
in DPRD PENAJAM
0

Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani.(ist)

537
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, PENAJAM PASER UTARA – Hanya sekitar 37 persen masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang saat ini menikmati layanan air bersih dari Perumda Air Minum Danum Taka. Namun, kondisi ini segera berubah. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan cakupan air bersih hingga mencapai 70 persen pada tahun 2030.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Bupati PPU, Mudyat Noor, memasang target ambisius ini sebagai bagian dari visi pembangunan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Benuo Taka. Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi visi Bupati untuk memperluas akses air bersih hingga 70 persen dalam lima tahun ke depan. Ini adalah target realistis yang kami yakin bisa tercapai dengan kerja keras bersama,” ujar Rusbani, Senin (21/4/2025).

DPRD siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan target ini, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang mutlak dipenuhi. Rusbani pun optimis progres pembangunan infrastruktur air bersih kini sudah berada di jalur yang tepat.

“Saat ini memang baru 37 persen yang terlayani, tapi kita sudah mulai banyak langkah perbaikan. Salah satunya adalah pengelolaan bahan baku air yang terus diperkuat dengan proyek-proyek baru,” tambahnya.

Meski demikian, tantangan masih ada, terutama tingginya tingkat kebocoran jaringan distribusi yang dinilai masih perlu penanganan serius agar distribusi air bisa maksimal.

“Masalah kebocoran harus jadi perhatian utama agar pelayanan bisa optimal. Di sisi lain, Perumda Danum Taka juga menunjukkan kinerja yang membaik, bahkan sudah mampu memberikan deviden sekitar Rp3 miliar yang tentunya berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Rusbani.

Untuk menjaga konsistensi layanan, DPRD berencana mengadakan rapat kerja rutin dua kali setahun dengan Perumda Danum Taka, agar perkembangan dan kendala yang muncul bisa segera ditangani.

“Pelayanan air bersih bukan sekadar target angka, tapi harus nyata dirasakan oleh masyarakat. Kami terus dorong sinergi agar semua warga PPU bisa menikmati air bersih yang layak dalam waktu dekat,” tutup Rusbani.(adv/dprdpenajam)

SendShare32
Next Post

Bijak Ingatkan Jangan Jadikan "Gratispol" Alasan Lupakan Pembangunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.