lingkaranberita.com, PENAJAM PASER UTARA – Hanya sekitar 37 persen masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang saat ini menikmati layanan air bersih dari Perumda Air Minum Danum Taka. Namun, kondisi ini segera berubah. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan cakupan air bersih hingga mencapai 70 persen pada tahun 2030.
Bupati PPU, Mudyat Noor, memasang target ambisius ini sebagai bagian dari visi pembangunan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Benuo Taka. Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi visi Bupati untuk memperluas akses air bersih hingga 70 persen dalam lima tahun ke depan. Ini adalah target realistis yang kami yakin bisa tercapai dengan kerja keras bersama,” ujar Rusbani, Senin (21/4/2025).
DPRD siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan target ini, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang mutlak dipenuhi. Rusbani pun optimis progres pembangunan infrastruktur air bersih kini sudah berada di jalur yang tepat.
“Saat ini memang baru 37 persen yang terlayani, tapi kita sudah mulai banyak langkah perbaikan. Salah satunya adalah pengelolaan bahan baku air yang terus diperkuat dengan proyek-proyek baru,” tambahnya.
Meski demikian, tantangan masih ada, terutama tingginya tingkat kebocoran jaringan distribusi yang dinilai masih perlu penanganan serius agar distribusi air bisa maksimal.
“Masalah kebocoran harus jadi perhatian utama agar pelayanan bisa optimal. Di sisi lain, Perumda Danum Taka juga menunjukkan kinerja yang membaik, bahkan sudah mampu memberikan deviden sekitar Rp3 miliar yang tentunya berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Rusbani.
Untuk menjaga konsistensi layanan, DPRD berencana mengadakan rapat kerja rutin dua kali setahun dengan Perumda Danum Taka, agar perkembangan dan kendala yang muncul bisa segera ditangani.
“Pelayanan air bersih bukan sekadar target angka, tapi harus nyata dirasakan oleh masyarakat. Kami terus dorong sinergi agar semua warga PPU bisa menikmati air bersih yang layak dalam waktu dekat,” tutup Rusbani.(adv/dprdpenajam)