lingkaranberita.com, PENAJAM PASER UTARA – Pemindahan kegiatan pentas seni dan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Taman Alun-Alun Penyembolum ke area depan Stadion Panglima Sentik mendapat dukungan penuh dari DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani, menilai langkah ini sebagai peluang besar untuk menghadirkan pusat UMKM yang lebih tertata dan berkelanjutan.
“Sudah saatnya PPU punya sentra UMKM sendiri, bukan hanya memanfaatkan ruang terbuka publik yang seharusnya untuk rekreasi dan kegiatan seni,” kata Rusbani, Senin (23/4/2025).
Menurutnya, meski selama ini Alun-Alun Penyembolum telah menjadi titik kumpul warga dan pelaku UMKM setiap akhir pekan, kawasan tersebut tidak dirancang sebagai area komersial. Ketidaksesuaian fungsi ini justru berpotensi mengganggu estetika dan kenyamanan taman kota.
“Alun-alun itu bukan pasar, awalnya hanya tempat pentas seni. Tapi lama-lama digunakan juga untuk jualan. Maka dari itu, kita butuh lokasi khusus untuk menampung pelaku UMKM,” tegasnya.
Rusbani menyambut baik rencana relokasi ke kawasan Stadion Panglima Sentik. Ia menyebut lokasi ini sangat strategis karena aksesnya mudah dijangkau masyarakat, serta bisa dikembangkan sebagai kawasan ekonomi kreatif yang beroperasi tidak hanya pada malam minggu, tetapi setiap hari.
“Kalau bisa permanen dan buka setiap hari, dampaknya tentu luar biasa. Pelaku UMKM bisa berkembang, dan masyarakat pun punya tempat alternatif untuk belanja produk lokal,” jelasnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk mengonsep area baru ini tidak sekadar sebagai tempat berjualan, tetapi juga sebagai ruang interaksi komunitas kreatif, kuliner lokal, hingga hiburan rakyat.
“Sentra UMKM itu bukan sekadar lapak-lapak. Tapi bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan ruang berkegiatan yang hidup,” tambah Rusbani.
Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai dan pengelolaan yang profesional, ia optimis kawasan baru ini akan menjadi ikon baru pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten PPU.(adv/dprdpenajam)