• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Sentra UMKM Permanen di PPU, Solusi Baru Geliatkan Ekonomi Lokal

23/04/2025
in DPRD PENAJAM
0

Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani.(ist)

538
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, PENAJAM PASER UTARA – Pemindahan kegiatan pentas seni dan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Taman Alun-Alun Penyembolum ke area depan Stadion Panglima Sentik mendapat dukungan penuh dari DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani, menilai langkah ini sebagai peluang besar untuk menghadirkan pusat UMKM yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

“Sudah saatnya PPU punya sentra UMKM sendiri, bukan hanya memanfaatkan ruang terbuka publik yang seharusnya untuk rekreasi dan kegiatan seni,” kata Rusbani, Senin (23/4/2025).

Menurutnya, meski selama ini Alun-Alun Penyembolum telah menjadi titik kumpul warga dan pelaku UMKM setiap akhir pekan, kawasan tersebut tidak dirancang sebagai area komersial. Ketidaksesuaian fungsi ini justru berpotensi mengganggu estetika dan kenyamanan taman kota.

“Alun-alun itu bukan pasar, awalnya hanya tempat pentas seni. Tapi lama-lama digunakan juga untuk jualan. Maka dari itu, kita butuh lokasi khusus untuk menampung pelaku UMKM,” tegasnya.

Rusbani menyambut baik rencana relokasi ke kawasan Stadion Panglima Sentik. Ia menyebut lokasi ini sangat strategis karena aksesnya mudah dijangkau masyarakat, serta bisa dikembangkan sebagai kawasan ekonomi kreatif yang beroperasi tidak hanya pada malam minggu, tetapi setiap hari.

“Kalau bisa permanen dan buka setiap hari, dampaknya tentu luar biasa. Pelaku UMKM bisa berkembang, dan masyarakat pun punya tempat alternatif untuk belanja produk lokal,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk mengonsep area baru ini tidak sekadar sebagai tempat berjualan, tetapi juga sebagai ruang interaksi komunitas kreatif, kuliner lokal, hingga hiburan rakyat.

“Sentra UMKM itu bukan sekadar lapak-lapak. Tapi bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan ruang berkegiatan yang hidup,” tambah Rusbani.

Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai dan pengelolaan yang profesional, ia optimis kawasan baru ini akan menjadi ikon baru pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten PPU.(adv/dprdpenajam)

SendShare32
Next Post

Percepat Pembangunan Kantor OPD, DPRD Dorong Skema Bertahap Tiap Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.