Lingkaranberita.com, Penajam – Menyadari pentingnya budaya hidup sehat dimulai dari dalam pemerintahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas guna membahas strategi pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menyasar seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan keluarganya.
Program ini bukan sekadar layanan medis tanpa biaya, tetapi sebuah upaya mengubah cara pandang para pegawai pemerintah terhadap pencegahan penyakit. “Pemerintah harus menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat,” tegas Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat, yang memimpin langsung rapat koordinasi di aula dinas setempat.
Di bawah arahan Bupati PPU dan sesuai instruksi Kementerian Kesehatan, program ini bertujuan menjangkau lebih dari 50 juta penduduk Indonesia, dengan target peningkatan hingga 150 juta orang dalam dua tahun mendatang. Di PPU, sasaran awalnya adalah seluruh pegawai OPD dan anggota keluarganya melalui pemeriksaan di puskesmas terdekat.
Untuk memastikan keterjangkauan informasi, Dinas Kesehatan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam memproduksi video pesan langsung dari Bupati kepada seluruh OPD. Pendekatan ini diharapkan membuat imbauan lebih personal dan mudah dipahami. “Kami ingin pesan ini benar-benar terasa dekat dan mendorong tindakan nyata,” ujar dr. Jansje.
Program ini bukan hanya soal mendeteksi penyakit sejak dini, tetapi juga memperkuat peran ASN sebagai duta gaya hidup sehat di masyarakat. Dengan menjadikan aparatur sebagai contoh nyata, diharapkan masyarakat luas ikut terdorong untuk lebih peduli terhadap kesehatannya.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah PPU dalam memperkuat budaya preventif di tengah tekanan sistem kesehatan yang masih menghadapi tantangan akses dan keterjangkauan.(adv/kominfoppu)