• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Disnakertrans PPU Keluhkan Minimnya Akses Informasi Perekrutan Tenaga Kerja Bandara Nusantara

15/09/2024
in PENAJAM
0

Kepala Disnakertrans PPU, Marjani Ali.(ist)

542
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membawa berbagai proyek besar, termasuk pembangunan Bandara VVIP Nusantara.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Proyek ini diperkirakan akan menciptakan banyak lapangan kerja, terutama bagi masyarakat lokal. Namun, hingga kini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU mengeluhkan kurangnya keterlibatan dan akses informasi terkait proses perekrutan tenaga kerja.

Kepala Disnakertrans PPU, Marjani Ali, mengungkapkan bahwa pihaknya belum diberi akses penuh oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) atau perusahaan yang terlibat dalam pembangunan, baik untuk proyek IKN secara umum maupun pembangunan Bandara VVIP di Pantai Lango.

“Pembangunan Bandara VVIP tentu membutuhkan tenaga kerja. Namun, kami belum dilibatkan secara langsung dalam proses perekrutan oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat,” jelas Marjani.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya mengalami kesulitan mendapatkan data akurat mengenai jumlah tenaga kerja yang sudah direkrut maupun yang masih dibutuhkan. Hingga kini, Disnakertrans hanya menerima data sekunder yang tidak sepenuhnya lengkap.

“Data real jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan sudah direkrut sangat sulit kami dapatkan. Alhamdulillah, ada data sekunder yang baru diberikan oleh staf, tapi informasi terkait lowongan pekerjaan belum pernah kami terima,” tambahnya.

Marjani menyesalkan kurangnya keterlibatan pemerintah setempat dalam proses ini. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya mendapatkan akses langsung untuk memastikan masyarakat lokal bisa memanfaatkan peluang kerja yang tercipta dari proyek-proyek besar seperti ini.

“Kami berharap bisa dilibatkan sejak awal, bukan hanya saat ada masalah. Informasi terkait lowongan pekerjaan seharusnya juga disampaikan kepada kami agar masyarakat lokal bisa mendapatkan manfaat langsung,” pungkas Marjani.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Disdikpora PPU Perkenalkan Aplikasi e-Office di Sekolah untuk Tingkatkan Efisiensi Administrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.