• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pemkab Kutim Gelar Sosialisasi untuk Mempertahankan Kearifan Lokal

20/03/2024
in KUTIM
0

Pemkab Kutim menggelar kegiatan sosialisasi kearifan lokal. (Foto/ist)

537
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) merangkul masa depan dengan mengadakan kegiatan bersejarah pada Rabu, (20/3/2024).

Related Posts

Polisi Turun Tangan Jaga Harga Beras, Warga Muara Pahu Serbu Program SPHP

Hilirisasi Sawit Dipercepat, Kutim Tawarkan KEK Maloy sebagai Magnet Investasi Industri

Gebyar Prestasi SMA YPPSB 2026, Wabup Kutim Tekankan Akses Pendidikan dan Kesiapan Hadapi Era Digital

Ornitari Sangatta Hadirkan Majelis Taklim Berbasis Pemberdayaan, Jamaah Tembus 120 Orang

“Sosialisasi Pengakuan dan Perlindungan Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup” menjadi sorotan utama, menandai komitmen serius untuk melindungi kearifan lokal.

Dengan suasana yang sarat makna, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Ny Arif Nur Wahyuni menyampaikan urgensi perlindungan terhadap kearifan lokal. Dalam kata-katanya, dia menjelaskan bahwa nilai-nilai luhur kearifan lokal merupakan jantung kehidupan masyarakat.

Menyuarakan pesan yang sama, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Dishut Kaltim), Muhammad Ghozali Rahman, menekankan pentingnya pengaturan kearifan lokal. Baginya, hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan perlindungan hukum dan akses yang adil bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga ajang untuk menyoroti tradisi-tradisi lokal yang kaya, seperti tradisi Lom Plai yang diwariskan oleh suku Dayak Wehea di Kecamatan Muara Wahau.

Dengan menggandeng beberapa narasumber terkemuka, termasuk Heri Susanto dari Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim dan Santi Mediana Panjaitan dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kaltim, kegiatan ini menciptakan momentum baru dalam upaya pelestarian lingkungan dan kearifan lokal. (adv/Kutim)

SendShare32
Next Post

Bupati Ardiansyah Ungkap Capaian Gemilang Kutim di Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.