lingkaranberita.com, NUNUKAN – Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., melakukan peninjauan sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (2/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pertahanan, sarana dan prasarana latihan, serta kesiapan prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Pangdam mengawali kunjungannya di Markas Komando (Mako) Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI dan lokasi latihan Super Garuda Shield di Desa Melasu Baru, Kecamatan Sebuku. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam memeriksa sejumlah fasilitas serta kesiapan operasional yang mendukung pelaksanaan latihan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan PT Bulungan Hijau Perkasa hingga Kampung Gunung Harimau di Desa Pembeliangan.
Pangdam memastikan berbagai fasilitas dan medan latihan yang tengah memasuki tahap penyelesaian dapat digunakan secara optimal serta memenuhi aspek keamanan dan kesiapan operasional.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Marshalling Area Batalyon TP 881/Baratama Dharma. Kedatangan Pangdam disambut jajaran kehormatan yang dipimpin Komandan Batalyon TP 881/Baratama Dharma, Letkol Inf. Riswantoro.
Dalam arahannya kepada prajurit, Krido menekankan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, profesionalisme, serta kesiapan dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan.
Ia juga meminta prajurit agar dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Jadilah prajurit yang hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Jaga kedisiplinan, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Krido.
Menurutnya, keberadaan prajurit di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung kehidupan masyarakat serta pembangunan wilayah penugasan.
Pangdam mengingatkan seluruh prajurit untuk menjaga kehormatan satuan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian untuk menjaga kehormatan satuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam VI/Mulawarman memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan utara Indonesia.(bro1)