Lingkaranberita.com, Malang – Universitas Islam Malang (UNISMA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bersama Halal Center mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) snack premium di Kota Malang meningkatkan kesiapan ekspor ke pasar Asia Timur.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Upaya tersebut dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan UMKM Snack Premium Berbasis Halal-Thayyib untuk Akses Ekspor ke Wilayah Asia Timur” yang mendapat pendanaan melalui skema Hibah Abdimas HIMA UNISMA.
Program ini diketuai Prof. Eko Noerhayati dengan Prof. Novi Arfarita sebagai anggota. Halal Center UNISMA turut dilibatkan untuk memperkuat aspek jaminan produk halal.
Pendampingan menyasar sejumlah UMKM penghasil makanan ringan premium yang dinilai memiliki peluang pasar internasional. Produk yang dikembangkan antara lain cookies cokelat premium, snack keju premium, serta makanan ringan berbahan dasar kentang.
Produk tersebut telah memiliki konsumen, termasuk pekerja migran Indonesia di sejumlah negara Asia Timur seperti Hong Kong, Taiwan, dan Jepang. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya berkembang menjadi akses ekspor yang berkelanjutan.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah kesiapan UMKM dalam memenuhi standar produksi dan administrasi untuk pasar internasional. Ketertelusuran bahan baku, konsistensi proses produksi, keamanan pangan, serta dokumentasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperkuat.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
“Program ini tidak hanya diarahkan agar produk memperoleh sertifikasi halal, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja UMKM menuju export-ready. Prinsip halal harus berjalan bersama prinsip thayyib, termasuk keamanan pangan, mutu, kebersihan, dan ketertelusuran,” jelas tim pengabdi.
Pendampingan dilakukan selama enam bulan dengan pendekatan Lean Mentoring, yakni model pendampingan yang menekankan penerapan praktis, efisien, dan sesuai kebutuhan masing-masing UMKM.
Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha diarahkan membangun sistem produksi yang lebih tertib dan terdokumentasi, sekaligus meningkatkan konsistensi mutu serta pemenuhan standar jaminan produk halal.
Tim pengabdi berharap program ini dapat menjadi pijakan bagi UMKM snack premium Kota Malang untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga Asia Timur.
Kolaborasi LPPM, Halal Center, serta bidang Manajemen Industri Kecil dan Teknologi Pangan UNISMA tersebut juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendorong UMKM naik kelas, dari berorientasi pasar domestik menuju produk lokal yang halal, thayyib, berkualitas, dan siap bersaing di pasar global.(bro1/adv)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id