Lingkaranberita.com, MALANG – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) mengembangkan media pembelajaran akhlak berbentuk Cerpen Braille untuk siswa tunanetra di SLB Sathiten Malang.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Media yang dikembangkan Novita Sari tersebut memadukan huruf Braille, teks reguler, dan audio digital melalui kode QR. Materinya mengangkat tiga nilai akhlak, yakni disiplin, kejujuran, dan sopan santun.
Cerpen Braille digunakan dalam pembelajaran selama tiga pertemuan pada 7–28 April 2026. Siswa membaca cerita melalui Braille, mendengarkan narasi audio, kemudian mendiskusikan pesan moral bersama guru.
Guru pendamping, Sriwulandari Handayani, menilai metode berbasis cerita membuat siswa lebih mudah mengaitkan nilai akhlak dengan pengalaman sehari-hari. Audio juga membantu siswa yang kemampuan membaca Braillenya masih berkembang.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Sebelum diterapkan, media tersebut telah melalui validasi ahli media, materi, dan praktisi pendidikan tunanetra. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman siswa terhadap isi cerita dan nilai akhlak mencapai rata-rata 90 persen.
Cerpen Braille dinilai dapat menjadi alternatif media pembelajaran akhlak yang lebih inklusif dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa tunanetra.(adv/dro1)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id