lingkaranberita.com, Balikpapan – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat kualitas pendidikan dan latihan prajurit kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang dan Depo Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Rindam VI/Mulawarman, Selasa (13/1/2026).
Didampingi Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., Wakasad meninjau langsung kesiapan sarana, prasarana, serta perencanaan pembentukan Rindam VI/Mlw sebagai bagian dari penyesuaian organisasi Kodam pascapemisahan dengan Kodam XXI/Tambun Bungai.
Peninjauan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Rindam VI/Mulawarman mampu menjalankan peran sentral sebagai lembaga pendidikan prajurit TNI AD, baik pada pendidikan dasar maupun pendidikan lanjutan, sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Wakasad menegaskan bahwa Rindam merupakan tulang punggung pembinaan sumber daya manusia di lingkungan TNI AD. Menurutnya, kualitas prajurit di masa depan sangat ditentukan oleh sistem pendidikan dan pelatihan yang terencana, terukur, dan didukung fasilitas yang memadai.
“Rindam memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk, melatih, serta mengembangkan kemampuan prajurit. Oleh karena itu, seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pembangunan hingga operasional harus benar-benar memenuhi standar agar pendidikan dan latihan dapat berjalan efektif,” tegas Wakasad.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan Puslatpur Amborawang sebagai wahana latihan tempur yang realistis dan adaptif terhadap dinamika tantangan tugas TNI AD ke depan.
Sementara itu, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan menyampaikan bahwa kunjungan Wakasad menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi satuan jajaran Kodam VI/Mlw untuk terus meningkatkan profesionalisme.
“Puslatpur Amborawang dan Rindam VI/Mlw memikul amanah besar dalam mencetak prajurit Kodam VI/Mulawarman yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas secara efektif,” ujarnya.
Melalui peninjauan ini, diharapkan proses pembentukan dan pengembangan Rindam VI/Mulawarman dapat berjalan optimal, sehingga mampu menjadi pusat pendidikan yang andal dalam mendukung kesiapan operasional TNI AD di wilayah Kalimantan dan sekitarnya.(din)