lingkaranberita.com, Malang – Suasana Gedung Bundar Al Asy’ari Universitas Islam Malang (Unisma) bergemuruh pada pembukaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) 2025/2026. Dengan mengusung tema “Maba Unisma Berdampak: Peduli Sosial, Lestari Lingkungan,” kampus hijau ini menyambut 5.961 mahasiswa baru yang diyakini akan menjadi motor perubahan positif di tengah masyarakat.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.id

Ribuan maba tersebut terdiri atas 2.124 mahasiswa S1, termasuk 90 mahasiswa internasional asal Timor Leste, Mesir, Sudan, Libya, Afghanistan, dan Maroko. Selain itu, 147 mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3), 3.837 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang mengikuti secara daring, dan 156 mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) turut menjadi bagian dari keluarga besar Unisma.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi Mistar, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa OSHIKA bukan sekadar acara penyambutan.
“Orientasi ini adalah pintu masuk pembentukan karakter. Ada tiga pilar utama yang kami tanamkan: penguatan rasa kebangsaan, pengembangan kecendekiaan, dan peneguhan nilai keislaman berbasis tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujarnya.
Senada, Wakil Rektor III Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd., menjelaskan bahwa tema tahun ini dipilih untuk mempertegas peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.id
“Maba Unisma adalah generasi yang bukan hanya cerdas di kelas, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Mereka diharapkan ikut menjaga bumi agar tetap lestari,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen, pra-OSHIKA pada 21 September 2025 diwarnai aksi bersih-bersih di 50 titik sekitar kampus, mulai dari rumah ibadah, pos keamanan, sekretariat lingkungan, hingga gorong-gorong. Diskusi bertema keberlanjutan dan Sustainable Development Goals (SDGs) juga digelar untuk membuka wawasan maba tentang isu-isu global.
Hal menarik lainnya, panitia menyediakan program aspirasi lingkungan, di mana mahasiswa baru diminta menyampaikan persoalan lingkungan di daerah asal mereka. Aspirasi tersebut diterima langsung oleh seorang anggota DPR RI alumnus Unisma untuk kemudian diperjuangkan di level nasional.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Unisma menegaskan tekadnya mencetak lulusan yang unggul, berilmu, berkarakter, dan peduli sosial-lingkungan. Kehadiran Gen-25 diharapkan menjadi bukti bahwa kampus bukan hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan agen perubahan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.(adv*)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.id