• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

DPRD Kaltim Tegaskan Komitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

05/09/2025
in DPRD KALTIM
0

Anggota DPRD Kaltim saat mendampingi kunjungan Gubernur kaltim ke PT Indominco Mandiri, PT Energi Unggul Persada, dan PT Pupuk Kaltim (PKT), Jumat (5/9/2025).(ist)

534
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, Bontang, — Tiga isu mendasar yang langsung bersentuhan dengan kesejahteraan rakyat kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur.
Air bersih, energi hilir, dan pupuk terjangkau disebut sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang harus dijamin ketersediaannya secara merata dan berkelanjutan.

Related Posts

Komisi I DPRD Kaltim Tinjau KPU Balikpapan, Pastikan Kejelasan Status Lahan dan Bangunan Aset Negara

Komisi II DPRD Kaltim Pelajari Strategi Sukses Pengelolaan BUMD Perseroda ke Bali

Komisi III DPRD Kaltim Pelajari Strategi Pengawasan Jalan ke DPRD Jatim

Hari Kesaktian Pancasila, Ekti Imanuel: Saatnya Meneguhkan Persatuan dan Menjaga Ideologi Bangsa

Penegasan ini disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Apansyah, usai mendampingi Gubernur Kaltim dalam kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan strategis di Bontang dan Kutai Timur, Jumat (5/9/2025).
Turut hadir pula sejumlah legislator Kaltim, antara lain Shemmy Permatasari, Husin Djufri, Agus Aras, Arfan, dan Sulasih.

Air Bersih, PR yang Belum Tuntas

Kunjungan pertama dilakukan ke PT Indominco Mandiri, perusahaan tambang batubara yang juga berperan dalam penyediaan air baku untuk masyarakat sekitar. Meski pasokan air dinilai mencukupi, DPRD menilai distribusinya belum optimal.

“Masalah air bersih ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Pipanisasi belum tuntas, padahal air ada. CSR perusahaan seharusnya diarahkan untuk memperluas akses air bersih, bukan hanya program seremonial,” tegas Apansyah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah dan perusahaan perlu bersinergi agar infrastruktur air bersih benar-benar menyentuh masyarakat di wilayah pelosok, khususnya di Bontang dan Kutai Timur.

Dorong Hilirisasi Energi untuk Nilai Tambah Ekonomi

Perhatian selanjutnya tertuju pada PT Energi Unggul Persada, yang kini fokus mengolah minyak sawit mentah (CPO) menjadi produk turunan seperti minyak curah dan biodiesel (FAME). DPRD menilai langkah hilirisasi ini patut diapresiasi karena memberi dampak langsung terhadap kemandirian energi daerah.

“Kalau dulu CPO diekspor mentah, sekarang bisa diolah jadi minyak curah dan FAME. Ini bukti hilirisasi membawa nilai tambah. Masyarakat bisa menikmati hasilnya, dan tenaga kerja lokal harus mendapat prioritas,” ujar Apansyah.

Ia menekankan bahwa hilirisasi bukan sekadar jargon industrialisasi, tetapi strategi konkret menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.

Pastikan Pupuk Terjangkau untuk Petani

Kunjungan terakhir dilakukan ke PT Pupuk Kaltim (PKT), produsen pupuk terbesar di Indonesia Timur. Dalam dialog bersama manajemen, DPRD menyoroti persoalan distribusi dan harga pupuk yang masih menjadi keluhan petani.

“Kapasitas PKT besar, tapi petani di lapangan masih kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga wajar. Ini harus segera dievaluasi agar distribusinya merata,” ungkap Apansyah.

Ia menilai bahwa keberadaan PKT seharusnya menjadi penopang utama sektor pertanian Kaltim. Pemerintah dan perusahaan diminta memastikan rantai distribusi tidak terhambat oleh persoalan birokrasi maupun spekulasi harga.

Tiga Agenda Strategis untuk Kaltim Maju

Dari hasil kunjungan tersebut, DPRD Kaltim merumuskan tiga fokus kebijakan penting:

  1. Menjamin keberlanjutan suplai air bersih yang merata,
  2. Mendorong hilirisasi energi untuk memperkuat ekonomi lokal, dan
  3. Menjamin distribusi pupuk dengan harga terjangkau bagi petani.

“Pembangunan tidak cukup hanya di atas kertas. Manfaatnya harus benar-benar dirasakan rakyat, dari rumah tangga kecil hingga petani di lapangan,” tegas Apansyah menutup pernyataannya.

Dengan pengawasan berkelanjutan dan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, DPRD Kaltim yakin ketiga sektor strategis ini akan menjadi fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi daerah dan kesejahteraan warga Bumi Etam. (adv)

SendShare32
Next Post

DPRD Kaltim Dorong Sinergi Pemerintah–Perusahaan untuk Pulihkan Jalan Rusak dan Kembangkan Wisata Merabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.