lingkaranberita.com, PENAJAM PASER UTARA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy menanggapi pernyataan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud saat melawat ke Benuo Taka pada medio Maret lalu.
Saat itu itu orang nomor satu di Kaltim meminta kepala daerah PPU punya terobosan apalagi menjadi pintu gerbang pasca-hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Salah satunya yakni pelabuhan.
Saat itu dirinya menyampaikan tak hanya mempercantik atau menata Pelabuhan Chevron atau PHKT maupun Klotok dan Speedboat di Kecamatan Penajam, namun juga menciptakan pelabuhan yang baru dan lebih representatif.
Terkait dengan agar dibangunnya pelabuhan baru, Jhon mengatakan jika hal itu memerlukan investasi yang besar dan harus pikirkan secara matang oleh semua pihak, khususnya para pemangku kebijakan.
“Semua harus dipikirkan, pelabuhan baru investasinya tinggi, begitupun bagaimana secara ekologinya, pengembangan wilayah, serta transportasinya dan ini harus selaras,” kata Jhon, Selasa (1/7/2025).
Tentunya jika dibangun pelabuhan baru bakal menelan anggaran yang sangat besar. Dirinya menginginkan nantinya jika benar-benar realisasi akan menjadi semakin representatif dan modern.
“Anggarannya besar, tapi jangan kawasannya semrawut juga, enggak bisa kumuh,” imbuhnya.
Dengan dibangunnya pelabuhan yang lebih modern nantinya akan juga berdampak pada sektor lain, seperti transportasi maupun wisata. Sehingga hulunya terjadi perputaran ekonomi yang imbas positifnya bagi daerah.
Ia berpesan, dalam membangun pelabuhan baru bukan hanya untuk sampai 5 tahun, namun harus direncanakan dengan matang, sehingga mampu bertahan selama puluhan tahun dan tetap representatif.
“Kita jangan berpikir membangun hanya untuk satu sampai lima tahun, tapi berpikir hingga 50 tahun. Sebab, pelabuhan ini juga menjadi ikon daerah, terjadi perputaran ekonomi baru, sarana dan prasarana juga harus dilengkapi dengan lebih modern,” tutup Jhon.
Sekadar diketahui, untuk ke Kabupaten PPU jika bertolak dari Kota Balikpapan ke PPU dapat dilalui dengan moda transportasi laut.(adv/dprdppu)