Lingkaranberita.com, Penajam, — Saat banyak daerah menahan napas menghadapi bayang-bayang perlambatan ekonomi, Penajam Paser Utara (PPU) justru melaju lebih cepat dari target.
Realisasi investasi sepanjang 2024 tembus Rp3,7 triliun, jauh melampaui target awal Rp2,5 triliun. Ini menjadi sinyal kuat bahwa PPU bukan hanya penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tapi juga zona tumbuh yang semakin diminati investor.
Sophian Achmad Rasyid, Kepala Bidang Perencanaan dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP PPU, menyampaikan bahwa tak satu pun perusahaan besar di wilayah ini yang terdampak signifikan oleh isu ekonomi nasional dan global.
“Kami bersyukur. Meski kondisi global sempat goyah, investasi di PPU tetap berjalan stabil—bahkan melonjak,” ujarnya, Senin (6/5).
Data Tak Bohong: Investor Tak Lari, Malah Tancap Gas
Menurut Sophian, laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang masuk secara berkala menunjukkan bahwa rencana investasi tidak hanya direalisasikan tepat waktu, tapi dalam banyak kasus justru melebihi ekspektasi.
OSS dan LKPM menjadi alat kontrol utama yang digunakan untuk melacak progres perusahaan, dengan pelaporan rutin tiap kuartal (untuk skala besar) dan tiap semester (untuk skala menengah).
“Hampir semua perusahaan mematuhi pelaporan. Ini penting, karena dari situ kita tahu komitmen dan kredibilitas investor,” jelasnya.
Gejolak Global? PPU Tetap Tangguh
Fluktuasi harga komoditas, suku bunga global, hingga pelemahan mata uang asing—semuanya belum berdampak besar pada dinamika investasi di PPU. Justru, posisi PPU sebagai jalur logistik utama IKN membuatnya kian menarik di mata pelaku industri dan infrastruktur.
“Kami tetap siaga. Tapi hingga kini, tidak ada investor besar yang mundur atau menghentikan proyeknya,” tambah Sophian.
PPU Menuju Kawasan Investasi Cerdas dan Responsif
Melalui penyederhanaan layanan, penguatan kepastian hukum, dan pendekatan proaktif ke pelaku usaha, PPU tengah mengukuhkan diri sebagai daerah tujuan investasi berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur.
“Kami tak hanya menunggu investor datang. Kami datangi mereka, beri pendampingan, dan bantu pastikan perizinan tak jadi hambatan,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)